Andalkan Kominda untuk Perangi Hoax

171
0
Wahyudijaya
Loading...

TAROGONG KIDUL – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut turut mengantisipasi berita hoax dan ujaran kebencian yang saat ini menyebar di media sosial. Khususnya yang berkaitan dengan Pilkada serentak 2018.

“Upaya kami (perangi hoax) terus dilakukan dengan sosialisasi kepada masyarakat, supaya mengerti dan bisa memilah terkait informasi yang diterimanya,” ujar Kepala Bakesbangpol Kabupaten Garut Drs Wahyudijaya kepada Rakyat Garut, Kamis (3/5).

Dia mengungkapkan Kesbangpol dalam hal ini hanya membantu pemerintah dan kepolisian memerangi hoax. Untuk penindakan, kepolisian lah yang berwenang.

“Kami hanya membantu menyosialisasikan saja,” tandasnya.

Kesbangpol, kata dia, berupaya memberi pemahaman kepada masyarakat tentang dampak berita hoax. Khususnya berkaitan dengan Pilkada.

Loading...

Untuk itu, pihaknya mengandalkan jejaring dari komunitas intelijen daerah (kominda) untuk sosialisasi, agar lebih mengena kepada masyarakat.

“Setiap ada pertemuan dengan Kominda, kami selalu menyampaikan itu,” katanya.

Dia menuturkan berita hoax atau black campaign yang disebar tim sukses pasangan calon di media sosial sangat berdampak terhadap situasi Garut. Khususnya di tataran elit politik.

“Kalau di tataran elit, sangat terlihat ada perpecahan karena isu hoax ini,” tuturnya.

Wahyu menilai riak yang muncul di tataran elite politik adalah hal wajar. Yang perlu diwaspadai adalah riak di tingkat bawah atau akar rumput.

Sebab, hal itu rawan menimbulkan konflik horizontal. Untuk itu pihaknya terus mengajak masyarakat memerangi hoax.

“Ini yang menjadi perhatian kami di Pilkada ini, jadi kami terus pantau agar tidak terjadi,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.