Aneh, Data Pansus LKPJ Bupati Tasik & PPTK Bagian Umum Berbeda

161
0
Zamzam Multazam Ketua PC PMII Kabupaten Tasikmalaya

SINGAPARNA –Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Tasikmalaya mempertanyakan perbedaan data antara yang dipegang Pansus LKPJ Bupati Tasikmalaya Tahun 2019 dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan alat studio dan kendaraan operasional di Bagian Umum.

Ketua PC PMII Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Multazam mengatakan, awalnya pansus LKPJ mengungkapkan bahwa pengadaan tujuh mobil dan tiga motor di Bagian Umum menghabiskan anggaran Rp 7,5 miliar.

Baca juga : Alhamdulillah, Tren Covid-19 di Kota Tasik Menurun

Sementara dalam data yang dijelaskan PPTK anggaran tersebut untuk membeli 32 mobil dan lima motor.

“Ini jelas ada perbedaan keterangan terkait pengadaan kendaraan operasional dinas dan alat studio tersebut berdasarkan keterangan pansus LKPJ dan PPTK. Sehingga pansus menilai anggaran tersebut irasional,” kata dia kepada Radar, Minggu (10/5).

Menurutnya, pansus dan PPTK harus duduk bersama dan mengklarifikasi data mana yang sebenarnya serta sesuai dengan realisasi anggaran.

Sehingga tidak terjadi salah pemahaman di masyarakat, apalagi anggara-anggaran tersebut sudah menjadi konsumsi publik belakang ini.

“Kedua pihak tersebut seharusnya mengklarifikasi mana yang benar, sehingga publik tidak kebingungan keterangan mana yang dianggap benar,” ujarnya, menjelaskan.

Sebelumnya, Anggota Pansus LKPJ Bupati Tasikmalaya Tahun 2019, Candra Wahyudi mengatakan dalam berkas LKPJ ada program di Bagian Umum Setda Kabupaten Tasikmalaya dengan anggaran Rp 7,5 miliar untuk pengadaan tujuh unit kendaraan roda empat dan tiga unit kendaraan roda tiga.

“Menurut saya sangat tidak rasional sekali nilai anggaran dan barang yang dibeli. Maka kalau secara kalkulasi anggaran Rp 7,5 miliar yang terealisasi, maka setidaknya harus ada kendaraan operasional jenis Toyota Alphard dan motor Harley Davidson,” ujarnya kepada Radar, Senin (20/4).

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pengadaan Kendaraan Dinas di Setda Kabupaten Tasikmalaya Rizal Huda menjelaskan item kendaraan roda empat yang dibeli untuk pengadaan di setda seperti Mitsubishi Pajero Sport 2.4 L Dakar Ultimate (4×2) 8 A/T-VIN 2019 satu unit, Toyota Rush VIN 2019 dua unit dan Toyota Avanza VIN 2019 tiga unit.

Kemudian, kata dia, ada juga pengadaan Suzuki Futura Realvan GX MT (SL415E) VIN 2019 satu unit, Daihatsu All New Terios X MT E4 VIN 2019 10 unit, Toyota New Avanza 1.5 Veloz M/T VIN 2019 14 unit dan All New Honda City 1.5 E CVT VIN 2019 satu unit.

“Dengan jumlah total 32 unit pengadaan mobil atau roda empat dan lima untuk pengadaan motor atau kendaraan roda dua,” kata Rizal kepada Radar, kemarin.

Baca juga : UBC Bagikan Ratusan Sembako ke Warga Miskin di Kota Tasik

Sementara itu, jelas dia, untuk pengadaan roda dua yakni satu unit Yamaha Fino Sporty 125 Bluecore VIN 2019 warna merah, tiga unit yamaha Lexi-S VIN 2019 warna abu-abu dan satu unit Honda CRF 150 L VIN 2019. “Jumlah total lima unit sepeda motor,” terang dia.

Kata Rizal, soal masalah rincian harga item barang, itu adanya di dokumen dan sudah sesuai dengan harga di LPSE dengan adanya potongan harga. “Intinya untuk pengadaan kendaraan dinas roda empat dan roda dua yang direalisasikan tahun 2019 itu mencapai Rp 7,5 miliar,” kata dia. (obi/yfi/dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.