Anggaran Covid-19 tak Transparan, Anggota DPRD Kabupaten Tasik Ini WalkOut

889
0

SINGAPARNA – Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim memilih walkout pada Rapat Badan Anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam pembahasan Covid-19, Selasa (19/5).

Kata Asep, aksinya itu karena setiap kali rapat bersama TAPD tidak transparan dalam penggunaan anggaran penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga : BNI Syariah Tasik Tetap Buka Layanan Selama Idul Fitri 1441 H

“Karena sampai hari ini, kita di Banggar tidak pernah tahu rincian anggaran kegiatannya seperti apa,” ujarnya kepada Radar di Kantor PCNU Kabupaten Tasikmalaya, kemarin.

Lanjut dia, sampai saat ini DPRD tidak mengetahui bahwa Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya ini sudah mengeluarkan uang atau melaksanakan kegiatan untuk apa saja dalam penanganan Covid-19.

“Anggarannya dari mana, sudah habis berapa, kita tidak tahu sampai rapat Banggar yang kelima kalinya tadi di ruang rapat paripurna. Kita mempertanyakan ada apa ini,” ujarnya, mempertanyakan.

Dia menganggap bahwa Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasik seperti menyembunyikan sesuatu, karena TAPD tidak mau memberikan secara transparan atau rinci pengeluaran anggaran untuk kegiatan penanganan Covid-19 sampai saat ini.

“Bahkan saya secara pribadi, tadi saat rapat Banggar menyampaikan kepada pimpinan DPRD jika akan mengambil langkah politik, karena dewan adalah lembaga politik. Namun, saya secara pribadi akan melakukan langkah hukum mengadukan TAPD ke Komisi Informasi di pusat,” tegas Asep.

Tambah dia, TAPD dalam hal anggaran penanganan dan penanggulangan Covid-19 ini tidak transparan dan melanggar Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Baca juga : Massa Berjubel saat Penyaluran Bantuan di Kawalu Kota Tasik

“Saya tidak tahu ada permainan anggaran atau apa, yang pasti ini seperti ada yang ditutup-tutupi. Bahkan setelah kelima kali rapat Banggar ketika meminta data item kegiatan apa saja yang sudah menggunakan anggaran Covid-19 tidak ada atau disampaikan ke Banggar,” tambah dia.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon dan via WhatsApp Sekda Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zen belum memberikan jawabannya terkait transparansi anggaran penanganan Covid-19. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.