Anggaran Dinas ke Luar Negeri Disembunyikan

206

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

Sekda Berikan Jaminan, Dewan Minta Kaji Ulang

TASIK – Besarnya anggaran perjalanan dinas di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam APBD Tahun 2018 sebesar Rp 36,5 miliar terus mendapat sorotan publik.

Kali ini, wakil rakyat dari perwakilan beberapa fraksi di DPRD Kota Tasikmalaya ikut menyuarakan pendapatnya terkait anggaran yang mereka bahas tersebut.

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Kota Tasikmalaya Anang Safaat mengungkapkan sebagai salah seorang anggota badan anggaran (banggar) dirinya tidak tahu secara eksplisit adanya penganggaran perjalanan dinas bagi kegiatan ke luar negeri.

“Sebab yang dibahas itu kegiatan di tiap dinas apa saja, dan anggaran yang dibutuhkan berapa. Mereka hanya sampaikan itu untuk optimalisasi pengembangan ekonomi Kota Tasik, bukan dijelaskan perjalanan luar negeri,” ujarnya kepada Radar, Jumat (10/2).

Dia menceritakan ketika pemaparan teknis, eksekutif meyakinkan bahwa kegiatan tersebut (optimalisasi pengembangan ekonomi, Red) akan menguntungkan bagi masyarakat.

“Sehingga banggar menyetujuinya, kalau tahu sejak awal itu perjalanan ke luar negeri, tentu kita akan kaji ulang. Kalau ini terkesan disembunyikan,” keluhnya.

Ketua Fraksi Kebangkitan Bulan Bintang Wahid menuturkan apabila kegiatan dinas luar negeri tergolong penting, pihaknya tidak mempersoalkan. Hanya saja, jangan terlalu banyak.

“Kalau urgent kemudian berdampak positif bagi Kota Tasik kenapa tidak. Namun yang disayangkan itu, kenapa tidak ada penjelasan tentang itu (perjalanan dinas ke luar negeri, Red) sejak awal?,” tanyanya.

Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bulan Bintang Ichwan Saffa menambahkan pihaknya akan memperdalam di tataran komisi II terkait beberapa mitra kerjanya yang akan melaksanakan perjalanan dinas ke luar negeri seperti Dinas KUMKM Perindag serta Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.

“Ya memang tidak ada penjelasan sejak awal. Padahal kami di internal DPRD sudah menyusutkan se-efisiensi mungkin anggaran perjalanan dinas, dan mengalihkan kepada kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan menegaskan perjalanan dinas di tahun 2018 yang akan diikuti pegawai maupun unsur pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Dalam satu bulan, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak bisa lebih dari 9 kali mengikuti perjalanan dinas.

“Maka tahun ini dana yang kami anggarkan cenderung mengalami penurunan. Dulu itu memang pernah muncul, kemudian kami evaluasi. Dan tahun ini sudah ada aturannya,” ungkap dia kepada Radar, Jumat (9/2).

Sehingga, kata dia, baik kegiatan yang terjadwal ataupun undangan dari pihak luar daerah setiap pegawai tidak bisa kembali melakukan perjalanan dinas apabila sudah mencapai limit. Sekaliber kepala dinas pun, tambah Ivan, harus mewakilkan melalui sekretaris dinas ataupun kepala bidang.

“Angka perjalanan dinas sudah kami turunkan, kemudian volumenya diatur sehingga lebih ketat,” jelasnya.

Ivan menjelaskan disiapkannya anggaran bagi perjalanan dinas ke luar negeri tersebut, sebagai upaya menindaklanjuti hasil kerjasama yang telah dibangun tahun lalu (2017) bersama beberapa negara.

”Bahkan pada tanggal 15 Februari 2018 ini, perwakilan dari Jerman akan bertemu dengan kami, menindaklanjuti hasil kerjasama,” terangnya.

Ivan menambahkan adanya kegiatan perjalanan ke luar negeri itu sudah sangat terukur. Apalagi di tahun ini, beberapa SKPD diundang mempromosikan potensi Kota Tasikmalaya salah satunya oleh MATTA.

“Kita diundang mempromosikan suatu produk di event yang lokasinya sangat strategis. Dan ini kesempatan memperkenalkan lebih luas produk Tasik,” ungkapnya.

Dengan alasan tersebut, maka Pemkot menganggarkan perjalanan dinas luar negeri di beberapa SKPD. Ivan menjamin bahwa anggaran yang dialokasikan akan dipertanggungjawabkan.

“Maka dari itu kita anggarkan di beberapa SKPD, sebab sudah terprediksi. Tentu akan kita pertanggungjawabkan, karena BPK juga memeriksa layak tidaknya berangkat ke luar negeri,” tegasnya. (igi)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.