Anggota Denpom lll/2 Garut Gagalkan Peredaran Miras di Ciawi dan Cibatu

221
0
TUNJUKKAN. Komandan Denpom III/2 Letkol CPM Yulius Amra menunjukkan miras yang berhasil diamankan Rabu (26/2). Yana Taryana / Rakyat Garut

GARUT KOTA – Anggota TNI dari Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/2 Garut berhasil menggagalkan pendistribusian minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Cilawu dan Cibatu, Rabu (26/2) dini hari.

Dari pengungkapan tersebut, ribuan botol minuman keras berbagai merek yang diangkut dalam dua mobil boks berhasil diamankan.

Baca juga : Longsor Batu, Jalan Cikajang Garut Tertutup

Komandan Denpom III/2 Letkol CPM Yulius Amra mengatakan, pengungkapan pendistribusian miras di dua wilayah ini berawal dari laporan masyarakat melalui Unit Pelayanan dan Pengaduan Polisi Militer (UP3M) yang mencurigai adanya mobil boks yang dicurigai menyuplai minuman keras.

Dari informasi tersebut, pihaknya langsung  memberitahukan kepada anggotanya yang sedang melakukan patroli untuk mengecek informasi tersebut. Hasil pengecekan ternyata benar ada dua truk yang mencurigakan dan langsung dilakukan penindakan.

“Dua truk kita tangkap di dua lokasi berbeda, yaitu Cibatu dan Cilawu. Truk yang diamankan bernomor polisi D 8654 EB dan D 8657 EB. Dua sopir dan dua kernet juga kita amankan,” ujar Yulius.

Loading...

Dari hasil pemeriksaan,  kata dia, untuk truk yang ditangkap di wilayah Cilawu dengan plat nomor D 8657 EB, pihaknya menemukan ratusan botol minuman keras yang ada di dalam puluhan dus.

Jumlah tersebut disebutnya sedikit karena sebagian besar sudah diedarkan di beberapa wilayah, seperti Samarang dan lainnya.

Truk tersebut, lanjut dia,  memang yang biasa menyuplai minuman keras ke wilayah Kabupaten Garut. Dalam seminggu bisa dua kali pengiriman, bahkan lebih. “Menyesuaikan dengan pesanan. Sekali kirim bisa ribuan botol minuman keras,” ungkapnya.

Sedangkan truk yang ditangkap di wilayah Cibatu dengan nomor polisi D 8654 EB, dari dalam boks pihaknya mengamankan ribuan botol minuman keras. Minuman keras tersebut oleh pengemudi dan kernet akan dikirimkan ke wilayah Kabupaten Pangandaran.

“Total ada 3.243 botol minuman keras yang kita amankan yang disimpan di dalam 265 dus. Minuman kerasnya ini dikirim dari Bandung untuk wilayah Priangan Timur,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pihaknya, untuk wilayah Priangan Timur diketahui terdapat 7 mobil truk boks yang biasa menyuplai minuman keras yang setiap minggunya minimal dua kali melakukan pengiriman.

“Untuk selanjutnya, kami serahkan ini kepada pihak kepolisian guna diproses lebih lanjut,” paparnya. (yna) 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.