Anggota DPRD Ciamis Laporkan Anak Gadisnya ke Polisi, Gara-gara Ini..

2041
0
AYAH POLISIKAN ANAK GADISNYA
GM dan ibunya menunjukkan surat wajib lapor dari Polda Jabar. foto iman s rahman/ radartasikmalaya.com

CIAMIS – SY anggota DPRD Kabupaten Ciamis melaporkan anak gadisnya GM (26) ke Polda Jabar.

Latar belakangnya, anak kandungnya itu dianggap telah melakukan penghinaan yang di posting dalam facebook miliknya.

GM dilaporkan bapaknya sendiri pada tanggal 13 April 2020 ke Polda Jabar. Dan sudah dua kali menjalani pemeriksaan.

“Saya kaget dilaporkan ayah pada 13 April 2020 ke Polda Jabar. Saya sudah menjalani pemeriksaan di Polda hari Selasa (04/08),” ujar warga Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis.

Diketahui, kasus tersebut berawal dari perselisihan kedua orang tuanya, yang saling melapor terkait dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

GM beralasan melakukan postikan di facebook bulan Maret tahun 2020 dengan kata-kata kasar, karena kesal dengan perlakuan ayahnya yang sudah keterlaluan.

Alasanya pertama ayahnya selalu kasar kepada ibunya, SI, karena ayahnya lebih memilih wanita lain dibandingkan ibunya.

“Yang lebih kesal lagi adalah, saya bersama ibu pernah diturunkan paksa dari mobil, di pinggir Jalan yang gelap di Kabupaten Garut,” kenangnya.

Saat itu, kata dia, ketika perjalanan dari Bandung menuju Ciamis, seusai ibunya bersama dirinya  melabrak perempuan yang bersama ayahnya di suatu acara di depan Gedung Sate Bandung.

“Itu alasan saya mencurahkan kekesalan di facebook. Bahkan seminggu setelah diposting, telah saya hapus. Namun ternyata diketahui ayah dan tega melaporkan ke Polda Jabar,” papar GM kepada wartawan di Jalan Raya  Cijeungjing, Ciamis.

Pihaknya  jelas sedih dengan perlakuan bapaknya sendiri  yang telah mempolisikannya.

“Saya kira dengan saya curahkan kekesalan di face book itu akan sadar serta berdamai dengan ibu. Namun kenyataanya saya malahan dilaporkan. Saya harap ayah mencabut laporan di Polda Jabar,” harap lulusan Unigal Fakultas PJKR ini.

GM mengaku ingin sekali kembali keluargannya harmonis seperti dulu dan mendambakan seorang ayah yang baik seperti dulu.

“Namun harapan itu sirna, karena kini ayah telah berubah setelah ada orang ketiga dihati dia. Serta tega melaporkan anaknya sendiri,” ucap GM seraya berderai air mata di hadapan awak media.

Sementara itu, SI ibunda dari GM mengatakan, tak tega melihat perselisihan antara dirinya dengan SY malah tambah melebar kemana mana.

“Harimau saja tidak memakan anaknya. Ini ayah kandung memenjarakan anak kandungnya sendiri. Tega banget, ” tegasnya.

Dia berharap kasus di Polda Jabar segera berakhir dan ditegakan seadil-adilnya.

“Jangan sampai tebang pilih pada kasus yang hampir delapan bulan lebih bergulir ini. Semoga kami dapat keadilan dalam persoalan ini,” harap SI, yang mengaku membina rumah tangga dengan SY hampir 30 tahun.

Penasehat kukum dari SI dan GM Bambang Lesmana SH mengatakan, GM dilaporkan ayahnya ke Polda Jabar dengan dugaan penghinaan di medsos facebook, dijerat Undang-Undang ITE.

“Seharusnya SY mencari tahu kenapa anak menghinanya di medsos. Caranya bisa memanggil lalu menasihati dan minta anak untuk minta maaf kepada SY,” terangnya.

Selain itu, sebagai oranf tua harus interospeksi. “Kenapa anak berani seperti itu,  orang tua harus introspeksi. Mungkin karena  ada kekecewaan anak kepada orang tua,” ujarnya.

Bambang menambahkan, apakah SY sudah dipikir matang-matang.  “Anak ini punya masa depan. Bahkan masih gadis. Jika berlanjut dan terbukti bisa sampai dihukum,” tukasnya.

Kedepan, pihaknya akan terus mendampinginya sampai tuntas. “Kasian lah anak sampai dipenjarakan.  Pihaknya bisa saja kliennya melaporkan SY yang telah menurunkan GM dan SI di tengah jalan, namun hal ini akan dirundinkan dulu. Saya hanya ingatkan kepada SY jangan sampai tega lah menjebloskan anak sendiri ke jeruji besi,” ucapnya.

Saat Radar mencoba konfirmasi ke DPRD Ciamis, namun SY tidak ada, bahkan ditelepon hingga berulang kali tidak diangkat.

Bahkan sempat meminta tanggapan lewat WA, dan meski sudah dibaca tetap tidak memberikan jawaban.

(iman s rahman)

BK DPRD Ciamis : SY Sudah Divonis PAW, Sayang Jika Anak Dipolisikan
Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.