Anggota DPRD Kota Tasik Minta RT/RW Lebih Dikerahkan

133
0

INDIHIANG – Anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya H Murjani MM mendorong Pemkot dapat lebih mengoptimalkan peran RT/RW dalam menyukseskan program kemasyarakatan.

Sebab, tangan panjang pemerintahan tersebut berperan vital di wilayah masing-masing.

Baca juga : Usai Lebaran, PKL Menjamur di Dadaha Kota Tasik

Menurutnya pada 18 Mei lalu, dibentuk Koordinator Kelurahan, Forum Silaturahmi RT/RW di Cigantang Kecamatan Mangkubumi.

Jaringan tersebut sudah didirikan di setiap kecamatan dalam mewadahi aspirasi dan informasi para RT/RW.

“Wadah semacam ini bagus, karena didasari semangat membangun kebersamaan dan kepedulian yang sama untuk menjalin silaturahmi sebagai jalur komunikasi antar RT dan RW di Tiap Kecamatan,” kata dia kepada Radar, Selasa (26/5).

Loading...

Dia mendorong Pemkot bisa menjadikan forum tersebut sebagai kekuatan mempercepat pembangunan daerah.

Diberdayakan lebih luas, salah satunya dalam membuat sumber data valid di setiap wilayah.

“Kenapa, karena RT RW yang tahu masing-masing warganya. Seperti pendataan bantuan mulai dari penerima PKH, BPNT, Bansos, atau penarikan data berdasarkan pendekatan bottom-up yaitu data dari RT RW masuk ke kelurahan, kecamatan dan menjadi data base pemerintahan kota,” kata Murjani.

Saat ini, kata dia, di level RT/RW sedang santer berkenaan banyaknya keluhan warga akan pendistribusian bantuan pemerintah.

Banyak persoalan pada sisi pendataan dan bahkan RT/RW tidak tahu warga mana saja yang terdaftar sebagai penerima bantuan, karena dampak Covid-19.

“Mereka saja tak tahu apakah suatu warga itu sebagai penerima dari dana Kota, Provinsi atau bahkan terdaftar calon penerima dari kemensos,” ceritanya.

Politisi Gerindra tersebut bakal mengusulkan terhadap Gugus Tugas Kota Tasikmalaya atau Dinas Sosial, supaya semua nama penerima bantuan bisa disampaikan per kecamatan dan per Kelurahan.

Nantinya ditempel di papan pengumuman wilayah masing-masing.

“Dengan begitu RT/RW bisa memberi informasi yang jelas apabila warganya tanya, kenapa belum menerima bantuan dan tahu bantuan dari mana,” saran Murjani.

Dia berharap data by name by address penerima bantuan lebih gamblang. Siapa saja yang menjadi sasaran alokasi bansos daerah sebanyak 17.590 KK.

Begitu pun penerima bansos Provinsi Jawa Barat sebanyak 35.243 KK.

Baca juga : Pemkab Tasik Siap Jalani New Normal

“Siapa saja dari kemensos yang kuotanya mencapai 51.282 KK, juga siapa saja dari total 103.970 KK warga terdampak ini, supaya semua tahu,” harap dia.

“Data tersebut sangat penting, dalam menjawab banyak pertanyaan dari masyarakat dan akan memudahkan dalam pengawasannya,” sambung Murjani. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.