Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

2.8%

19%

7.1%

71.1%

Anggota DPRD Pangandaran tak Berhak Bubarkan Karantina Khusus Covid-19

308
0

PANGANDARAN – Masyarakat yang tergabung dalam Forum Pangandaran Sehat mengadakan audiensi kepada DPRD Kabupaten Pangandaran dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran, Rabu (27/5).

Audiensi tersebut berkaitan tentang oknum anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Oman Rochman dari Fraksi Partai Golkar, karena melakukan pembubaran karantina khusus di wilayah Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak, Sabtu (23/5) lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin H MM mengatakan selaku pimpinan pihaknya mohon maaf atas yang dilakukan anggota DPRD tersebut.

Mestinya sebagai wakil rakyat tidak boleh menyepelekan dan gegabah dalam mengambil langkah keputusan tentang penanganan virus Corona.

Apalagi berlawanan perundangan-undangan dengan membubarkan pemudik yang masih menjalankan isolasi khusus di ruang sekolah untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

“Saya mohon maaf atas yang dilakukan anggota DPRD dalam membubarkan pemudik saat menjalankan isolasi khusus tersebut. Karena DPRD tidak ada tugas untuk membubarkan pemudik yang melakukan isolasi khusus, Red,” katanya kepada Wartawan, Rabu (27/5).

“Seharus apapun yang terjadi bisa menahan diri dan melakukan rapat koordinasi dengan gugus tugas tingkat desa ataupun kecamatan. Jangan sampai gegabah dan melawan hukum seperti ini,” ujarnya.

Maka, kata Asep, pihaknya menerima dan mempertimbangkannya
tuntutan dari masyarakat yang tergabung dalam Forum Pangandaran Sehat.

Pertama segera mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi seberat-beratnya.

Kedua, kepada aparatur penegak hukum untuk segera melakukan proses hukum untuk memanggil dan memeriksa oknum anggota DPRD Pangandaran sesuai hukum.

Serta ketiga, meminta kepada oknum anggota DPRD Pangandaran tersebut untuk segera melakukan minta maaf kepada masyarakat Pangandaran dan khususnya kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Saya terima dengan baik dengan tidak hanya dicatat saja juga akan melaksanakannya apa yang dituntutkan oleh masyarakat,” katanya.

Selanjutnya, Asep akan langsung ditindak lanjuti tentunya sesuai dengan aturan hukum yang dimiliki DPRD yaitu paling lambat tujuh hari.

Tujuannya untuk mengadakan dengar pendapat dengan yang bersangkutan yaitu anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Oman Rochman agar dapat memberikan alasannya melakukan kegiatan pembubaran karantina khusus tersebut.

“Kita tidak boleh menjustifikasi terduga anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Oman Rochman, telah dianggap melakukan pelanggaran-pelanggaran mengarah pada melawan hukum. Maka kita akan melakukan verifikasi dan validasi terlebih dahulu sesua regulasi yang ada,” ujarnya.

Jadi ketika memang mengarah kepada melanggar hukum, sambung Asep, pihaknya tidak akan halang-halangi sehingga proses hukumnya dapat berjalan semestinya.

“Ketika betul melanggar kode etik, kita tidak akan menghalanginya. Sehingga dapat diproses secara hukum,” katanya.

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran, Kusdiana mengapresiasi Forum
Pangandaran Sehat, proaktif dalam memikirkan masyarakat harus sehat dan selamat dari pandemi Covid 19.

Ketika Kabupaten Pangandaran memprioritas keselamatan masyarakat dari bencana non alam ini akan mempertahankan status zona biru.

“Ketika harus membentuk kerja sama dengan yang mempunyai semangat pencegahan Covid 19 sehingga akan mempertahankan zona biru,” ujarnya.

“Selanjutnya tentang tuntutan Forum Pangandaran Sehat, sesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku saja,” sambungnya.

Karena gugus tugas Kabupaten Pangandaran fokus terus melakukan pelayanan kesehatan dan pencegahan sehingga bisa kuat menghadapi pandemi Covid 19.

” Kami sangat serius kaitan penanganan virus Corona. Buktinya membuat isolasi khusus, membagikan masker, program DJCM, program pemulihan ekonomi, dan lainnya sehingga dengan harapan agar dapat mencegah Covid 19 tidak menyebar,” katanya.

(fatkhur rizqi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.