Anggur Murah Diperiksa Di Cihideung Kota Tasik

157

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIHIDEUNG – Dinas Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (KUMKM Perindag) Kota Tasikmalaya mengecek pedagang-pedagang anggur yang menjamur di sejumlah titik, Jumat (19/10). Mereka mengecek anggur-anggur murah yang disinyalir mengandung zat berbahaya.

Pengecekan itu dilaksanakan di wilayah Jalan Ir Djuanda, Perintis Kemerdekaan dan Jalan HZ Mustofa. Petugas mengambil beberapa sampel anggur dengan beragam jenis.

Kabid Perdagangan Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya Uron mengatakan upaya tersebut sebagai bentuk kewaspadaan saja. Karena anggur yang dijual tergolong lebih murah dari harga normal. “Harganya kan sangat murah, jadi kami khawatir ada apa-apanya,” ujarnya.

Pihaknya mengambil tiga sampel anggur dengan jenis yang berbeda. Selanjutnya sampel tersebut akan diserahkan ke pemerintah provinsi untuk diperiksa adakah kandungan yang bisa membahayakan. “Karena kewenangannya kan sebenarnya di provinsi, tapi kita di daerah juga tidak bisa tinggal diam,” terangnya.

Dari beberapa pedagang, diketahui anggur tersebut didapat dari Bandung dan Jambi. Tanpa disimpan di lemari es bisa tahan hingga tiga hari. Meskipun belum ada indikasi pasti, dikhawatirkan ada kendungan pengawet. “Hanya mewaspadai saja, bukan karena ada temuan atau apapun,” katanya.

Salah seorang pedagang, Nia Rusniati (46) mengaku tidak keberatan dengan pemeriksaan dari pemkot. Anggurnya memang bisa bertahan lama karena kualitasnya bagus. “Jadi tiga hari bisa tahan, itu pun tidak membusuk tapi mengerut,” ujarnya.

Terkait asal-usul anggur yang dijual, Nia tidak mengetahui secara pasti. Akan tetapi anggur itu dibeli dari wilayah Caringin, Bandung. “Pokoknya saya dapat dari Caringin,” tutur dia. (rga)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.