Angin Kencang Sapu Puluhan Rumah

78
Iman S Rahman / Radar Tasikmalaya EVAKUASI. Warga dibantu Tagana memotong batang-batang pohon yang tumbang menimpa rumah akibat diterjang angin kencang di Panumbangan, Jumat (11/1).

PANUMBANGAN – Angin kencang merusak puluhan rumah dan menumbangkan pepohonan di Desa Kertaraharja, Sindangherang, dan Payungagung Kecamatan Panumbangan pada Jumat (11/1) sekitar pukul 15.00.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis Ade Waluya menerangkan ada puluhan rumah yang rusak berat dan ringan akibat disapu angin kencang. Bahkan ada tenda pernikahan yang roboh. “Kami sejauh ini lagi pendataan secara detail berapa rumah yang kena. Namun pantauan sementara kurang dari 40 rumah,” ungkapnya kepada Radar.

Tagana sudah menerjunkan 10 anggota untuk menyisir lokasi bencana. Mereka juga memotong batang-batang pohon tumbang yang menimpa atap rumah warga. “Kami bersyukur meski banyak rumah yang rusak, tidak ada laporan yang luka atau korban jiwa. Semoga tidak ada,” harapnya.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata dia, hingga pekan depan, cuaca ekstrem akan terjadi di wilayah Jawa Barat, termasuk Ciamis. Wilayah Ciamis termasuk daerah rawan bencana longsor, angin kencang, banjir dan pergerakan tanah. “Saya imbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” paparnya.

Di tempat berbeda, Tagana juga menangani amblasnya tanah benteng SDN 2 Kertahayu Kecamatan Pamarican. Benteng sekolah ini amblas sepanjang 15 meter karena tergerus air hujan. Bila dibiarkan, benteng sekolah terancam roboh. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.