Angin Segar bagi Developer

155
0
SUBSIDI. Salah satu rumah subsidi di Kota Tasikmalaya. Rencana BTN menyalurkan kredit 20 ribu unit rumah jadi angin segar bagi developer dan masyarakat. ujang nandar / radar tasikmalaya

TASIK – Rencana PT Bank Tabungan Negara (BTN) yang akan segera menyalurkan kredit pada 20.000 unit rumah merupakan angin segar bagi developer maupun masyarakat. Hal tersebut dikatakan Sekretaris REI Komisariat Priangan Timur H Indra Suhendra.

“Memang beberapa developer di Priangan Timur, khususnya Tasik ini sudah mengumpulkan persyaratannya,” kata Indra  Minggu (8/12). REI, kata H Indra, sudah mendapatkan surat edaran dari bank untuk menyiapkan beberapa persyaratan akad.

Namun pihaknya belum mendapatkan informasi soal kuota untuk Priangan Timur, khususnya Kota Tasikmalaya mengenai rumah subsidi tersebut. “Di REI tergabung sekitar 40 lebih pengusaha perumahan di Priangan Timur. Mudah-mudahan saja semua itu bisa melaksanakan akad di bulan ini,” kata dia. Indra berharap tidak ada kendala dalam akad.

Dalam berita sebelumnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyatakan awal bulan ini akan segera meyalurkan kredit pada 20.000 unit rumah setelah mendapat persetujuan tambahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak Rp 2 triliun dari pemerintah.

Direktur Finance, Planning and Treasury Nixon LP Napitupulu mengatakan BTN dalam waktu dekat akan mendapat persetujuan tambahan FLPP tersebut. “Kita menyiapkan juga ketentuan, supaya begitu surat done jalan, kita tanda tangan, nggak tahu hari ini atau Senin tanda tangan langsung seluruh cabang BTN siap menyalurkan tambahan kurang lebih Rp 2 triliun,” ujarnya belum lama ini.

Ia menjelaskan FLPP sementara akan menggunakan dana talangan BTN sebesar Rp 1,5 triliun dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) sebesar Rp 500 miliar. Menurutnya, dana talangan ini akan diganti melalui tambahan FLPP Rp 2 triliun di tahun depan.

Loading...

“Begitu persetujuan tambahan resmi keluar, maka 20 ribu unit rumah siap akad. Itu slot udah nunggu, malah nunggu akad, begitu kita kasih surat hari ini, jesss, akad jalan. Harusnya hari ini kita tanda tangan,” katanya.

Direktur Consumer dan Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar menjelaskan bahwa pemerintah sudah menyetujui tambahan subsidi FLPP untuk rumah murah. “Terkait KPR subsidi sendiri untuk tahun 2019 ini sudah ada persetujuan pemerintah untuk ada tambahan sekitar Rp 2 triliun yang akan kita salurkan paling lambat di Desember 2019,” katanya. (ujg/fin)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.