Angka Perceraian di Kabupaten Garut Terus Meningkat

47

TAROGONG KALER – Angka perceraian di Kabupaten Garut terus mengalami peningkatan tiap tahunnya. Berdasarkan catatan Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Garut, tahun 2018 tercatat sebanyak ada 4.792 perkara yang ditanganinya.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibanding pada tahun 2017 yang hanya 4.031 perkara. “Memang ada lonjakan perkara perceraian di tahun 2018,” ujar Panitera PA Garut Dadang Zaenal di kantornya Jumat (11/1).

Dari total perkara yang ditangani tahun 2018, ada 3.272 perkara terkait cerai gugat dan 667 perkara cerai talak. Dari jumlah itu, pihaknya menangani satu gugat cerai yang dilayangkan pedangdut Gitalis Dwi Natarina atau Gita KDI kepada suaminya Ihwan Agus Salim.

“Untuk gugatan Gita KDI, sudah masuk sidang pertama di akhir tahun 2018 dan akan dilanjutkan tahun 2019 ini,” terangnya.

Dadang mengatakan dari total perkara yang ditangani, pemicu persoalan perceraian yakni masalah ekonomi dan kebanyakan yang menggugat cerai adalah istrinya. “Paling banyak gugat cerai oleh istri kepada suami dibanding suami yang menalak istri,” terangnya.

Selama ini, kata dia, dalam menangani kasus perceraian pihaknya selalu mengedepankan mediasi terlebih dahulu, supaya tindak perceraian tidak terjadi. “Kami selalu memediasi, tetapi selalu gagal dan tetap bercerai,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, PA Garut juga tidak hanya melayani sidang di gedung pengadilan, tetapi bisa dilakukan di luar. Hal itu dilakukan untuk membantu masyarakat di wilayah pelosok.

“Kami sediakan sidang keliling ke wilayah pelosok. Ada tiga titik yakni Pamengpeuk, Bungbulang dan Malangbong,” terangnya.

Selain sidang keliling, PA Garut juga memberikan bantuan hukum kepada masyarakat tidak mampu yakni pembebasan biaya (prodeo).

“Jika tidak mampu secara ekonomi dapat berperkara secara cuma-cuma dengan biaya ditanggung oleh negara,” paparnya. (yna)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.