Angkum di Ciamis Mulai Beroperasi, Ini Aturannya..

144
0
Drs H Endang Sutrisna MSi

CIAMIS – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis Drs H Endang  Sutrisna MSi mengatakan, angkutan umum kembali boleh beroperasi dengan catatan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

“Angkutan umum boleh berjalan ke Kabupaten Ciamis sepanjang memenuhi persyaratan protokol Covid-19. Di antaranya mobil sebelum operasi harus disemprot  dulu, disediakan hand sanitizer, punya alat pengecek suhu serta penumpang 50 persen tidak boleh lebih dan memakai masker,” ujarnya kepada Radar, Rabu (10/6).

Baca juga : Diguyur Hujan, Rumah Nenek 86 Tahun Warga Cisaga Ciamis Ambruk

“Itu harus benar-benar dilakukan, karena demi menekan penyebaran virus corona dan membuat rasa aman dan nyaman penumpang,” katanya, menambahkan.

Kemudian, kata dia, pihaknya juga menekankan kepada awak angkutan untuk mengecek tujuan dan asal para penumpang.

Kemudian, bagi para penumpang yang berasal dari zona merah harus punya surat keterangan sehat dan bebas dari Covid-19.

“Hal itu tetap harus dijalankan semaksimal mungkin, karena ini adalah protokol Covid-19,” jelasnya.

Sekretaris DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Ciamis Ekky Brata Kusuma mengatakan, sampai saat ini belum ada bus yang beroperasi seperti biasa.

Karena terminal-terminal di kota besar seperti Jakarta, Bandung belum dibuka. Sementara dalam aturan Kementerian Perhubungan sudah memperbolehkan angkutan umum khususnya bus kembali beroperasi.

Baca juga : Usai Pantau Posko PSBB, Mobil Camat Tambaksari Ciamis Tabrak Tebing di Dayeuh Luhur

“Kalau kita bawa penumpang bisa dikejar-kejar di sana karena belum dibuka dan diperbolehkan,” ujarnya, menjelaskan.

“Kalau mengikuti protokol kesehatan kita setuju, tapi kalau dipersulit pakai SIKM-nya percuma, penumpang sepi, sampai saat ini juga penumpangnya jarang, tidak bisa menutupi operasional kendaraan,” tuntasnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.