Angkutan Melebihi Tonase Akan Disanksi

5
KOMITMEN. PT Maya Graha Indah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya turut menyosialisasikan larangan over dimension dan overload kepada setiap pelanggannya, Rabu (26/9). (Rangga Jatnika/radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

IR JUANDA – Pelanggaran angkutan barang yang melebihi tonase (overload) dan penggunaan karoseri yang tidak sesuai spesifikasi (over dimension) masih terjadi di jalan.

Menyikapi hal ini, PT Maya Graha Indah berkomitmen menyosialisasikan hal-hal yang melanggar UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu kepada masyarakat.

PT Maya Graha Indah sudah sering menyosialisasikan tentang aturan tonase kepada customer-nya. Walaupun pihaknya tidak punya kewajiban untuk menyampaikan hal tersebut.

“Tapi hanya sebatas imbauan demi kebaikan customer kami juga,” ungkap General Manager Marketing PT Maya Graha Indah Deddy Prastowo kepada Radar dalam pameran Hino di Lingkungan Kantor Dishub Kota Tasikmalaya, Rabu (26/9).

PT Maya Graha Indah sudah menyediakan sampai 84 varian kendaraan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan customer.

Sehingga pembeli tidak perlu memodifikasi kendaraan hanya supaya bisa memasang karoseri yang lebih besar.

“Kami informasikan kepada konsumen supaya tidak memilih mobil kecil jika ingin memasang karoseri yang besar. Selain rawan kecelakaan juga supaya kendaraan lebih awet,” terang Deddy.

Pada dasarnya pengujian setiap kendaraan khususnya angkutan barang yang diproduksi menentukan berapa batas kapasitas dan dimensi muatan. Pihaknya menyiapkan produk dengan ruang untuk karoseri 3,1 meter sampai 9,8 meter.

“Untuk beban pun ada kendaraan yang mampu melakukan tarikan seberat 44 ton tractor head-nya,” papar Deddy.

Penguji Penyelia Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya Benben Buntaran menjelaskan angkutan barang atau truk punya kapasitas batasan.

Maksimal, lebar karoseri tidak boleh melebihi 2,5 meter dan tinggi muatan maksimal 4,2 meter.

“Panjang karoseri juga maksimal itu 12 sampai 13,5 meter, tergantung jenis mobilnya,” jelasnya.

Maka dari itu, kelebihan dimensi atau muatan merupakan pelanggaran dan akan diberi sanksi oleh Dishub di tingkat provinsi.

Pembatasan itu, dilakukan guna keselamatan di jalan baik untuk sopir maupun pengendara di sekitarnya.

“Banyak kan kasus kecelakaan karena over dimensi atau overload,” tuturnya.

Dishub memang sudah menguji angkutan barang. Masih banyaknya pelanggaran di jalan karena kenakalan pemilik yang mengubah spesifikasi setelah lolos uji. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.