Anjing Pelacak Bantu Pencarian Kakek yang Tertimbun Longsor di Cisayong Tasik

1959
0

KABUPATEN TASIK – Pencarian Kakek Didi (63), warga Cisayong Kabupaten Tasik yang diduga hilang tertimbun longsor di Desa Santanamekar Kecamatan Cisayong, kali ini dibantu anjing pelacak, Rabu (04/03).

Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya yang juga Incident Commander, Letnan Kolonel Infanteri Imam Wicaksana menyatakan, tim gabungan telah mendatangkan Tim Anjing Pelacak K-9 Polda Jawa Barat dalam upaya pencarian korban tertimbun longsor.

Anjing pelacak ini diharapkan bisa membantu mengendus keberadaan korban yang sampai hari keenam (Rabu, 04/03) belum juga ditemukan.

Berita terkait : Tebing Sepanjang 3 Km Tebal 40 M Longsor, Kakek Tertimbun & 240 Warga Cisayong Tasik Terisolir
Berita terkait : Pencarian Kakek Didi Korban Tertimbun Longsor Cisayong Tasik Kembali Dihentikan

“Betul kang, ada tim K-9 Polda Jawa Barat di sini. Ini lagi pencarian kang,” ujar Imam kepada wartawan saat dihubungi lewat pesan singkat.

Imam menerangkan, proses pencarian melalui tim gabungan BPBD, Basarnas, Polri dan TNI Tasikmalaya terus dilakukan sampai hari ini. Pihaknya pun telah menyiagakan alat berat tambahan untuk membantu upaya pencarian korban.

Selain alat berat dan anjing pelacak, beber dia, puluhan tim gabungan pun menyisir seluruh bagian lokasi longsor dengan cara manual.

Baca juga : Cari Tahu Penanganan Corona, 26 Ribu Ketua RW di Jabar Pake Aplikasi Sapa Warga

“Kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk pencarian korban dengan anjing pelacak,” terangnya.

Hal senada diutarakan Kepala Polres Tasikmalaya Kota, AKBP Anom Karibianto.

Kedatangan tim anjing pelacak K-9 Polda Jawa Barat diharapkan dapat memudahkan upaya pencarian korban yang sampai sekarang masih tertimbun di material tanah longsoran.

“Ya, kita upayakan juga dengan anjing pelacak Polda Jawa Barat di sini. Mudah-mudahan bisa membantu mencari keberadaan korban,” tuturnya.

Sekadar diketahui, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Polri dan TNI Tasikmalaya mulai mencari kakek Didi sejak Sabtu (29/02) pagi.

Material longsoran menutup akses jalan itu sepanjang 4 kilometer dengan tinggi sekitar 40 meter mulai dibuka memakai alat berat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Irwan mengaku, sejak pagi mulai membongkar material longsoran tanah sekaligus mencari seorang warga yang tertimbun sampai sekarang.

“Longsor kemarin semakin besar ditambah hujan deras lagi sejak sore kemarin sampai sore. Kita sudah gunakan alat berat untuk evakuasi korban yang tertimbun dan membongkar tanah longsoran,” ungkap Irwan.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.