Antipasi Muncul Kluster Libur Panjang, Wisatawan Situ Gede di-Rapid Test

274
0
radartasikmalaya.com
Wisatawan luar Kota Tasik dirapid test saat mengunjungi Situ Gede, Sabtu (31/10) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Objek wisata Situ Gede Kota Tasikmalaya, ternyata menjadi idola wisatawan luar saat libur panjang kali ini di tengah masa pandemi Covid-19.

Seperti Sabtu (31/10) siang, ratusan wisatawan luar Kota Tasik berkunjung ke Situ Gede.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pun turun ke lokasi tersebut melakukan langkah antisipasi.

Antisipasi itu dilakukan untuk mencegah munculnya kluster libur panjang.

Pasalnya, wisatawan itu kebanyakan berasal dari luar wilayah Kota Tasik. Hal itu dibenarkan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasik, Ucu Anwar.

“Jadi kami dari Satgas melakukan langkah antisipasi agar tak muncul kluster baru (kluster libur panjang, Red),” katanya kepada radartasikmalaya.com.

“Jadi kami bersama Dinkes melakukan rapid test juga di lokasi wisata saat libur panjang ini. Terutama ditujukan untuk pengunjung dari luar Kota Tasik sesuai dengan arahan dari pimpinan,” sambungnya.

Terang dia, pengunjung wisata yang ber-KTP luar Kota Tasik diarahkan Tim Satgas untuk rapid test dalam rangka mencegah transmisi lokal di Kota Tasik.

“Alhamdulillah tak ada penolakan dan mereka mau datang sendiri ke lokasi posko dan diantar para petugas. Dari jam 10.00 WIB kita lakukan rapid hingga puk 13.00 WIB,” terangnya.

Ucu menambahkan, Satgas juga akan melakukan rapid ini di beberapa titik tempat wisata, yang diasumsikan pengunjungnya membludak, terutama wisatawan berasal dari luar Kota Tasik.

“Dan nanti malam pun akan kita lakukan aktivitas rapid test di lokasi yang diasumsikan juga didatangi pengunjung luar Kota Tasik,” tambahnya.

Jelas dia, hari ini adalah puncak aktivitas pengunjung luar wilayah yang melakukan libur panjang dan berlibur di Kota Tasik.

“Tadi ada ratusan yang dirapid test dan Alhamdulillah hasilnya negatif semua. Intinya kita lakukan antisipasi saja,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang wisatawan luar Kota Tasik, Nandang Ruhimat (40) warga Purwakarta, mengaku secara sukarela melakukan rapid test tersebut.

Dia bersama anak dan istrinya berkunjung ke Situ Gede karena ingin makan ikan bakar dan kebetulan sekeluarga berada di Kota Tasik untuk menemui kerabatnya.

“Alhamdulillah hasilnya negatif. Saya sukarela dan sangat senang. Karena bisa ditest dan memang harus dilakukan untum langkah antisipasi,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.