Antisipasi 8 Titik Pasar Tumpah

26
TEMUI PENDEMO. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menemui pendemo yang melakukan aksi ke Kantor Bawaslu Garut Rabu (22/5). Polisi saat ini mengejar pembuat pesan terror.

TAROGONG KIDUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus melakukan langkah untuk mengatasi kemacetan saat mudik Lebaran di wilayahnya. Salah satu yang dilakukan yakni antisipasi keberadaan pasar tumpah di jalur mudik.

“Di Garut ini ada 8 titik pasar tumpah yang yang kerap menimbulkan kemacetan di jalur mudik,” ujar Bupati Garut H Rudy Gunawan kepada wartawan di kantornya Rabu (22/5).

Menurut dia, 8 titik pasar tumpah tersebut berada di wilayah Kadungora, Samarang, Limbangan, Lewo, Malangbong, Leles, Wanaraja dan Cikajang. “Antisipasinya kita akan melakukan penyekatan di bahu jalan, sehingga pedagang tidak meluber dan mengganggu arus lalu lintas,” terangnya.

Selain penyekatakan, Pemkab Garut juga akan berkoordinasi dengan kepolisian dalam mengamankan pedagang di pasar tumpah. Sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas saat arus mudik. “Kita juga akan menerjunkan anggota Satpol PP dan minta bantuan kepolisian dengan jumlah banyak,” katanya.

Selain antisipasi pasar tumpah, pihaknya juga akan mengandangkan kereta kuda atau delman. “Kita berhentikan dulu dengan memberi konpensasi. H-7 kita sudah larang delman beroperasi,” terangnya.

Selain membenahi potensi penyebab kemacetan, pihaknya juga saat ini terus melakukan perbaikan jalan, terutama yang dilintasi para pemudik. “Sekarang pengerjaannya sudah dilakukan. Saya harap H-7 sudah beres semua perbaikannya,” katanya.

Dia berharap di musim mudik saat ini para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Garut bisa nyaman dan aman. “Kita juga sudah menginstruksikan setiap kantor kecamatan harus dibikin rest area. Dengan menyediakan tukang pijat dan takjil,” paparnya.

Terpisah, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menegaskan untuk jalur mudik di wilayah hukumnya sudah dalam keadaan siap dilintasi para pemudik. “Sekarang kondisi jalan sudah 90 persen bagus, sisanya masih terus diperbaki,” katanya. Selain jalur utama, jalur alternatif juga sudah nyaman untuk dilewati pemudik. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.