Antisipasi Corona, Polres Tasik Kota Pasang Hand Sanitizer di Tiap Ruangan Kerja Anggota

125
0

KOTA TASIK – Tim Dokter dan Kesehatan (Dokkes) Polres Tasikmalaya Kota, memasang alat kebersihan cuci tangan dilengkapi hand sanitizer di seluruh ruangan anggota di Mapolres, Senin (09/03) pagi.

Pemasangan alat ini sebagai upaya antisipasi pencegahan penyebaran covid-19 yang disebabkan oleh virus corona di kalangan anggota Kepolisian.

“Selain pemasangan alat ini, tim Dokkes Polres Tasikmalaya Kota juga memberikan penyuluhan bagaimana caranya mencuci tangan bersih dan benar kepada semua anggota saat apel pagi,” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP, Anom Karibianto kepada radartasikmalaya.com.

Baca Juga : Petugas Medis Kota Tasik Pake Jas Hujan Urus ODP Corona

Anom menerangkan, langkah antisipatif tersebut diperintahkan untuk dilaksanakan setiap harinya oleh seluruh anggota.

Apalagi, beberapa ruangan pemeriksaan yang selalu didatangi oleh orang dari luar anggota Kepolisian, setiap harinya.

Termasuk, beber dia, ruangan tahanan yang selalu dikunjungi oleh penjenguk keluarga tersangka yang ditahan pengawasannya akan lebih ditingkatkan.

“Seperti ruang tahanan, ruangan pemeriksaan saksi dan terduga pelaku, itu hilir mudik orang dari luar anggota Kepolisian. Juga, ruangan pembuatan SIM, Tilang, dan pembuatan SKCK. Pokoknya yang selalu menjadi ruangan banyak berkumpulnya orang ditingkatkan pengawasannya dan harus pola bersih,” bebernya.

Sementara itu, Dokter Tim Dokkes Polres Tasikmalaya Kota, Enung Siti Nurjanah menuturkan, pola hidup bersih dan menjaga ketahanan tubuh menjadi fokus utama materi yang disampaikan kepada seluruh anggota Polres Tasikmalaya Kota dalam mencegah corona.

Pihaknya pun akan secara kontinyu berkeliling ke tiap ruangan di markas mengawasi pola hidup bersih terutama mencuci tangan bagi seluruh anggota.

“Paling penting itu sebenarnya bukan hand sanitizer-nya, tapi bagaimana caranya cuci tangan bersih dan hidup sehat. Jangan sampai setelah anggota pulang di lapangan, ke kantor langsung makan tanpa cuci tangan. Ini yang bahaya,” tutur Enung.

Baca Juga : Terdongkrak Corona, 5 Rempah Ini Harganya Melambung

Enung pun mengaku langkah antisipasif ini sebagai acuan dari adanya tiga Orang dalam Pemantauan (ODP) yang diduga suspect corona yang sempat diisolasi di RSUD Soekardjo, Sabtu (07/03) lalu.

Terlebih, tiga pasien yang salah satunya WNA asal Filipina itu berasal dari luar daerah yang sakit dengan gejala indikasi covid-19 sampai perlu penanganan serius selama ini.

“Ya, kita juga ada mengarah ke situ. Jangan sampai ada penyebaran corona dan ini langkah antisipasinya,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.