Antisipasi Lonjakan Kasus Corona di Kota Tasik, Tim Penindak Pelanggaran Prokes Dibentuk

533
0
radartasikmalaya.com
Tim Penindak Pelanggaran Prokes Kota Tasik saat hendak melakukan operasi, Kamis (24/09) pagi. rezza rizaldi /radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya terus mengalami kenaikan.

Hingga Kamis (24/09) pagi, total jumlah positif kembali naik menjadi 85 kasus. Padahal sehari sebelumnya total kasus positif Covid-19 di Kota Tasik 79 kasus.

Semua langkah antisipasi penyebaran Covid pun terus digenjot Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasik. Salah satunya adalah membentuk Tim Penindak Pelanggaran Prokes (Protokol Kesehatan).

Kamis pagi, Tim Penindakan Pelanggaran Prokes pun dilaunching di Taman Kota.

Tim ini terdiri dari TNI, Polri, dan unsur pemerintahan seperti BPBD, Satpol PP, Dishub, dan lain sebagainya.

“Ya hari ini kita laksanakan adalah launching tim penindak protokol kesehatan,” ujar Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Anom Karibianto kepada radartasikmalaya.com.

“Ini adalah untuk mendukung apa yang menjadi kebijakan Presiden dan meindaklanjuti Impres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan dan Penegakan Hukum Terhadap Protokol Kesehatan,” sambungnya.

Usai Apel, terang dia, tim tersebut langsung action di lapangan walaupun pihaknya sejak awal pandemi Covid sudah melakukan operasi sisir.

“Tapi dengan operasi ini masyarakat semakin sadar dengan protokol kesehatan. Karena pertambahan kasus Covid-19 di Kota Tasik ini semakin mengkhawatirkan,” terangnya.

Dia menambahkan, tindakan tegas di lapangan yang akan dilakukan tim ini sementara masih menggunakan Perwalkot.

“Karena ini ada sanksi yang mana masyarakat harus tahu bahwa jika tidak 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) akan kita kenakan sanksi sosial. Jika sudah berkali-kali maka kita kenakan denda,” tambahnya.

Jelas dia, perkembangan Covid secara nasional juga semakin mengkhawatirkan. Maka, kepatuhan masyarakat dalam menggunakan masker ketika di luar rumah harus semakin diperketat serta seluruh prokesnya ditaati.

“Kami yakin Insya Allah jika masyarakat mendukung program ini kita akan terhindar dari Covid. Ya, masyarakat harus terus diedukasi agar paham bahwa Covid ini serius. Makanya terus kita ingatkan wajib pakai masker karena penyebarannya masih terjadi,” jelasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.