Antisipasi Membludak, Pemkab Ciamis Siapkan Ruang Isolasi Corona di Tingkat Desa

120
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

CIAMIS – Sejak bertambahnya terus kasus Covid-19 di Kabupaten Ciamis, Pemerintah Kabupaten Ciamis melakukan Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 di Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Senin (9/11).

Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya menyampaikan pada Minggu (8/11), ada yang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlahnya cukup tinggi yaitu 22 orang.

“Tentunya ini sangat mengkhwatirkan kita semua, apalagi ruang perawatan di RSUD Ciamis sudah penuh. Mudah-mudahan masyarakat lebih menyadari betapa pentingnya melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya.

“Kita upayakan di tingkat desa dan kabupaten tempat isolasi ada, namun mudah-mudahan tidak terisi oleh pasien Covid-19,” papar Bupati.

Direktur RSUD Ciamis dr Rizali Sofyan menjelaskan ruang isolasi di RSUD Ciamis penuh. Jadi, jika ada pasien yang datang lagi akan diarahkan ke rumah sakit lain. Tentunya rumah sakit tersebut bisa menangani Covid-19.

“Memang ruang isolasi penuh, kondisi pasien semua bergejala tapi masih kategori ringan dan sedang serta masih bisa dilayani di sini. Bila kondisinya sudah berat memerlukan alat-alat yang lain, gejala ringan dan sedang masih bisa ditangani oleh RSUD Ciamis,” ujarnya.

Baca juga : Naik 14 Bus, Ulama & Santri Ciamis Sambut Habib Rizieq ke Jakarta

Dia memastikan akan berupaya maksimal menangani pasien Covoid-19 yang ringan dan sedang.
“Kalau yang berat (dirujuk, Red) ke rumah sakit yang lain,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis, sebekumnya, mencatat dalam satu hari sebanyak 22 warganya terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (8/11). Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni.

“Ini kasus yang terbanyak dalam satu haru 22 orang dinyatakan positif. Semua pasien tersebar di enam lokasi di Kecamatan Ciamis, Rajadesa dan Sindangkasih,” ujarnya, menjelaskan.

“Kita ketahui berdasarkan kajian sementara, pada November ini puncak kasus Covid-19 di Kabupaten Ciamis. Di mana penambahan ini berdasarkan hasil tracing kontak erat dengan yang positif di lingkungannya, jadi masuknya ke dalam transmisi lokal,” katanya, menambahkan. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.