Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3%

19.7%

7.3%

70%

Antrean Panjang Bikin SKCK di Polres Tasikmalaya

2826
1
ANTRE. Antrean panjang terlihat di depan gedung pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian Polres Tasikmalaya, Kamis (4/6). DIKI SETIAWAN/RADAR TASIKMALAYA

MANGUNREJA – Diterapkannya adaptasi kebiasaan baru (AKB) berdampak terhadap permohonan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Tasikmalaya, Kamis (4/6).

Ratusan pemohon asal Kabupaten Tasikmalaya memadati ruang pelayanan SKCK di tengah wabah Covid-19, bahkan antrean sampai ke luar gedung.

Baca juga : 120 Calhaj dari Kampung Cimawate Sukaraja Tasik Batal Berangkat

Pada umumnya pemohon mengurus surat tersebut untuk keperluan melamar pekerjaan.

Andri Rahmatullah (19), pemohon SKCK mengaku sejak pagi datang ke Polres Tasikmalaya untuk mengurus SKCK sebagai syarat melamar kerja di Jakarta.

“Sejak pagi datang biar tidak antre, tetap saja banyak pemohon dan harus antre panjang. Buat SKCK untuk melamar kerja di Jakarta, ikut saudara,” kata dia kepada Radar, kemarin.

“Walaupun harus antre tetap bersabar, karena sangat dibutuhkan sekali untuk syarat melamar. Saya tetap menggunakan masker dan jaga jarak untuk mencegah tertular Covid-19,” katanya, menambahkan.

Pemohon SKCK lainnya asal Kecamatan Cipatujah, Rosalia (18) mengaku berangkat dari rumah pukul 06.00 untuk datang lebih awal dan tidak terlalu lama antre.

“Tapi tetap saja harus antre karena pemohonnya sangat banyak,” ujarnya.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Cucu Juhana mengatakan, pelayanan SKCK setiap hari menerima pemohon namun dibatasi 20-30 orang sebelum diterapkannya AKB.

“Setelah masuk AKB ini memang pemohon menjadi membludak. Kita tetap imbau pemohon menggunakan protokol kesehatan dengan memakai masker dan jaga jarak,” ungkap dia.

Jelas dia, teknis pembuatan SKCK-nya pun yang biasanya di satu tempat pelayanan, kini dibagi menjadi dua lokasi dan untuk pembuatan sidik jari dipisah biar tidak berkerumun.

“Rata-rata hari ini pemohon mencapai 200 orang, pada umumnya membuat SKCK untuk kepentingan melamar pekerjaan dan syarat masuk perguruan tinggi, kalau sebelum AKB pemohon 20-30 orang,” papar dia.

Mempermudah pelayanan, tambah Ucu, Polres juga sudah menyediakan aplikasi Polisi Siaga Tasikmalaya (Sigaya).

Baca juga : Corona, Order Swike & Ular dari Sukahening Tasik ke Jakarta dan Cirebon Anjlok

Jadi pemohon bisa mengurusi seperti permohonan SKCK secara online termasuk administrasinya.

“Jadi nanti tinggal dibawa SKCK yang sudah dibuatnya ke Polres Tasikmalaya. Setelah memproses lewat aplikasi pelayanan online,” tambah dia. (dik)

loading...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.