Aplikasi IT Bisa Permudah Pengolahan Data

52
0
IT BISA. Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Furqon Aji Yudhistira bersama ayahnya, Joko Puji Hartono memperlihatkan IT Bisa di laptopnya saat berkunjung ke Graha Pena Radar Tasikmalaya, Jumat (9/8). Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya

SL TOBING – Aplikasi IT Bisa buatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) dimanfaatkan oleh Puskesmas Indihiang untuk memasukkan data keluar-masuk obat. Melalui IT Bisa, pengolahan data menjadi lebih praktis dan efisien.

Aplikasi tersebut dibuat oleh Furqon Aji Yudhistira bersama rekan-rekannya, Syafira Pramesti dan Ahmad Fauzan Muzakki di bawah bimbingan Dr Kusprasapta Mutijarsa. Dengan aplikasi tersebut, perbaikan data bisa dilakukan oleh seorang dan kesalahan data lebih mudah terdeteksi.

Selain dipakai data obat-obatan di Puskesmas Indihiang, aplikasi tersebut juga dimanfaatkan oleh Puskesmas Handap Herang untuk mencatat pasien. “Walau ada e-Puskesmas, namun tetap memerlukan orang banyak. Dan alhamdulillah itu (IT Bisa) sinkron dan aplikasi tersebut pun masih dipergunakan sampai saat ini,” ujar Furqon.

Furqon dan rekan-rekannya pun mengikutsertakan IT Bisa dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang paling bergengsi. Aplikasi tersebut terus diperbarui agar bisa dipergunakan orang banyak. “Alhamdulillah pada tanggal 27 Agustus 2019 mendatang akan final di Bali,” tutur mahasiswa Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB ini.

Orang tua Furqon, Joko Puji Hartono menerangkan, aplikasi yang dibuat anaknya bersama tim cukup bermanfaat bagi Puskesmas Indihiang dan Puskesmas Handap Herang. “Alhamdulillah antara pencatatan dengan pengeluaran obat (Puskesmas Indihiang, Red.) itu yang awalnya sering tidak sinkron kini sinkron, dan sampai saat ini aplikasi itu masih dipergunakan,” ujar Kasi Kesehatan Lingkungan (Kesling), Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Kota Tasikmalaya.

IT Bisa, kata dia, akan mempermudah para petugas farmasi untuk mengolah data obat. Yang biasanya mencatat keluar-masuk obat itu dilakukan oleh orang banyak, kini dengan aplikasi itu cukup dilakukan oleh seorang. “Mudah-mudahan aplikasi ini lebih sempurna dan bisa dipergunakan oleh masyarakat banyak dalam pencatatan,” kata dia. (ujg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.