APS & Baliho Bupati Tasik Ditertibkan

64
0
DITERTIBKAN. Tim gabungan Bawaslu, KPU dan Satpol-PP, Dishub dan TNI/Polri menertibkan APK, APS dan iklan layanan masyarakat bupati Tasik di Kecamatan Singaparna, Selasa (13/10). DIKI SETIAWAN / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Sudah hampir dua pekan lebih masa kampanye, alat peraga sosialisasi (APS) dan iklan layanan masyarakat yang memuat foto petahana baru ditertibkan oleh Bawaslu, KPU, Satpol-PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan TNI/Polri, Selasa (13/10).

Selain itu, penertiban juga dilakukan terhadap alat peraga kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPU tapi tidak sesuai dengan titik yang ditetapkan dalam PKPU.

Baca juga ; Status KLB Keracunan Massal Mangkubumi Kota Tasik Dicabut, Ini Kondisinya..

Dalam penertiban yang dilakukan oleh tim gabungan di beberapa wilayah dan Alun-Alun Singaparna masih banyak ditemukan APK, APS dan iklan layanan masyarakat yang memuat foto petahana masih terpasang.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda SIP mengatakan, penertiban ini serentak dilakukan.

Sasarannya APS calon dan iklan layanan masyarakat pemerintah yang mencantumkan foto bupati Tasikmalaya atau kandidat petahana.

Menurut dia, termasuk di Alun-Alun Singaparna tidak diperbolehkan untuk pemasangan APK dan APS, karena bukan titik lokasi yang diatur dan SK-an oleh KPU.

“Kami tertibkan APK yang tidak sesuai titik lokasi dan APS yang belum ada nomornya dan iklan layanan masyarakat bupati Tasikmalaya atau petahana,” jelas dia.

Pemasangan APK calon ini, lanjut dia, jangan sampai membingungkan masyarakat.

“Kami ingin APK calon itu yang ada nomornya, foto pasangan dan visi misinya, sehingga bisa lebih jelas sosialisasinya kepada masyarakat,” jelas dia.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Hukum Fachrudin SAg mengatakan, untuk titik lokasi pemasangan APK calon yang ditetapkan yakni baliho dua, umbul-umbul 195 dan spanduk 351 se-Kabupaten Tasik.

“Untuk poster, pamflet, brosur dan selebaran per calon itu 10.475 jadi per calon bisa menyediakan empat item APK tersebut sebanyak 41.900,” terang dia.

Baca juga : ALHAMDULILLAH.. 57 Pasien Corona Pontren di Kota Tasik Sembuh & Pulang dari Rusunawa

Dia menambahkan, untuk titik lokasi pemasangan APK yang dilarang adalah di tempat ibadah serta halamannya, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan gedung atau sekolah.

“Acuannya adalah PKPU Nomor 11 Tahun 2020 tentang kampanye,” jelas dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.