Arema FC Siap Ajukan Banding Terkait Sanksi Komdis PSSI

13

JAKARTA – Arema FC dikabarkan mengaku siap mengajukan banding terkait sanksi yang diberikan Komdis PSSI akibat kerusuhan penonton yang terjadi di laga pembuka Liga 1 2019 saat melawan PSS Sleman, Rabu (15/5) lalu.

Mereka dikabarkan akan segera mengajukan banding ke Komite Banding.

“Kami mempertanyakan keputusan denda kepada Arema. Aremania sebagai suporter tamu sebenarnya ingin menahan diri. Tapi, bayangkan jika mereka hanya diam saja mendapatkan lemparan petasan, kembang api, sampai pecahan keramik, tentu akan lebih banyak korban,” tutur Agoes Soerjanto, CEO Arema, melalui pesan singkat, Senin (20/5).

“Bayangkan juga kalau mereka tidak berusaha melindungi kendaraannya yang diserang. Tentu lebih besar kerugiannya,” sambungnya.

Arema menganggap justru kelompok suporter mereka, Aremania, yang mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan di dalam stadion.

Namun, mereka juga ikut mendapat sanksi denda. Bagi Arema, justru ada ketidaksiapan di kubu panpel pertandingan PSS.

Insiden seperti itu tidak akan terjadi jika panpel sudah menyiapkan keamanan yang memadai.

“Harusnya panpel menyiapkan pertandingan lebih baik daripada laga-laga biasanya karena ini pembuka. Faktanya, terjadi insiden. Jika tidak siap menggelar laga pembuka, harusnya sejak awal mengajukan penundaan, kami akan melakukan banding,” tandasnya.

Diketahui, pada 19 Mei lalu, Komdis PSSI menetapkan sanksi berupa denda Rp 75 juta kepada Arema FC karena suporternya dianggap melakukan pelanggaran.

Bukan hanya Arema, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi denda pada PSS Sleman senilai Rp 200 juta.

Sedangkan kepada panpel ditetapkan sanksi berupa penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp 50 juta. (dkk/jpnn/pojoksatu)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.