Arus Balik Mengular Sepanjang 15 Kilometer

52
TINJAU ARUS. Kepala Korp Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Pol Drs Refdi Andri MSi meninjau arus balik Lebaran di jalur Lingkar Gentong Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (8/6/2019) sore. FOTO: Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya.

TASIK – Arus kendaraan mengular sepanjang 15 kilometer dari Pasar Bandrek, Limbangan, Lewo hingga Malangbong Garut, Sabtu (8/6/2019). Laju kendaraan pun merayap.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Korp Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Pol Drs Refdi Andri MSi saat memantau arus mudik dan balik Lebaran di jalur Lingkar Gentong Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya Sabtu sore. Meskipun kendaraan begitu padat, kemacetan bisa diurai. “Ada dua pola, pertama melakukan pengalihan arus. Itu sudah biasa dilakukan. Kemudian buka tutup hingga one-way. Itu pilihan terakhir. Tapi itu juga bisa dilakukan dengan pola pembersihan,” tutur dia.

Dia meminta para pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat untuk memaklumi kondisi lalu lintas saat ini. “Kita sudah menyiapkan unit pengurai, unit pencair, mudah-mudahan tidak terlalu lama kembali normal kepadatan jalur selatan ini,” ujar dia.

Refdi memprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada Minggu (9/6/2019). “Mulai sekarang akan tinggi. Kita terus memantau pergerakan setelah hari raya. Karena ada banya aktivitas, bukan hanya balik. Tapi juga silaturahim, ziarah, wisata. Kita targetkan sampai tanggal 10 akan berjalan lancar,” kata dia.

Menurut dia, angka kecelakaan Lebaran tahun ini menurun sekitar 52 persen dibanding tahun sebelumnya. Pun demikian dengan jumlah korban meninggal, luka berat dan sebagainya tidak begitu banyak. “Kita berharap apa yang sudah dilakukan sebelum hari raya, kita harapkan akan semakin turun,” kata dia.

Adapun kondisi arus balik di jalur Gentong perlu penanganan yang intensif berhubung banyak kendaraan yang berserak di ruas jalan yang semakin menyempit.

Refdi menyebutkan, arus balik menuju Jakarta berasal dari empat ruas yakni Merak, Jagorawi, Cipularang dan Cipali. Semuanya akan menyatu di ibu kota. “Saya kira belum sampai 50 persen. Sisanya akan bergerak besok dan lusa. Kita punya waktu cadangan tanggal 10 masih melakukan operasi ini,” kata dia. (ujg)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.