Arus Lalu Lintas Bisa Dipantau via Smartphone

60

BANJAR – Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar Supratman mengatakan titik rawan kemacetan selama arus mudik dan balik lebaran akan dipantau kamera pengawas (CCTV).

Lokasi yang dianggap rawan kemacetan di antaranya Jembatan Baru, Parungsari, wilayah Garuda, Jalan Provinsi Letjen Soewarto, Jalur Banjar-Pangandaran (Tanjungsukur) dan perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah serta perbatasan Banjar-Ciamis.

“Sekarang masih proses reaktivasi CCTV,” kata Supratman Selasa (14/5). Kamera pengawas langsung dimonitor dari kantor Dishub.
Supratman mengatakan ada beberapa petugas Dishub yang nantinya akan mengawasi di ruang monitor.

“Paling lambat pemasangan rambu dan reaktivasi CCTV ini pada H-7 lebaran. Termasuk pemasangan tolo-tolo (pembatas jalan) serta rambu petunjuk arah,” kata dia.

Sejauh ini, terang dia, Dinas Perhubungan Kota Banjar memiliki 14 titik kamera pengawas untuk memantau arus lalu lintas. Delapan di antaranya sedang proses reaktivasi.

Selain di lokasi tadi, kamera CCTV juga sudah terpasang di Alun-Alun Kota Banjar, Lapang Bakti serta di depan Mako Polres Banjar dan di Terminal Kota Banjar.

Menurutnya, kamera pengawas itu juga bisa dipantau langsung dari smartphone. Dengan catatan jaringan internetnya lancar.

“Kami berharap fasilitas ini mampu menjadi sarana pendukung kelancaran arus mudik lebaran di Kota Banjar. Selain menyiapkan kamera CCTV, kami juga akan menurunkan personel kurang lebih sebanyak 50 orang yang akan disiagakan selama arus mudik dan arus balik. Tiga puluh personel diper­bantukan untuk ditempatkan di posko-posko mudik, dua puluh personel lagi untuk pengaman parkir dan personel cadangan,” terangnya. (cep)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.