Arus Mudik di Jalur Selatan Meningkat, One-Way Belum Diterapkan

85
0
LANCAR. Arus mudik di jalur selatan Jawa Barat tepatnya di Jalan Raya Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya lancar, Senin (3/6/2019. FOTO: Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya.

TASIK – Arus mudik Lebaran di jalur selatan Jawa Barat tepatnya di sepanjang Jalan Kadipaten-Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya terus mengalami peningkatan. Berdasarkan pos pencatatan Dinas Perhubungan (Dishub), arus kendaraan dari arah barat menuju timur mencapai 38.970 unit kendaraan pada Minggu (2/6/2019).

“Untuk arah timur ke barat hanya sebanyak 21.393 unit,” kata Kepala Regu Tim Pencatatan Arus Pos Pencatatan Flyover Dishub Kabupaten Tasikmalaya Mujiono SIP kepada Radar, Senin (3/6/2019).

Mujiono merinci kendaraan yang melintas dari Bandung menuju Tasik kemarin itu terdiri dari 23.797 unit sepeda motor, 13.151 unit mobil pribadi, 1.102 unit mobil sedang dan 1.072 unit mobil besar. Adapun total kendaraan dari H-7 sampai dengan H-3 Lebaran ada 158.840 unit. “Untuk hari ini, belum kami rekap, namun terus mengalami peningkatan,” ujar dia.

Menurut dia, kendaraan yang melintas jalur selatan masih didominasi oleh roda dua berpelat Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran. Sesekali banyak kendaraan berpelat Bandung dan Jawa Tengah. “Kendaraan yang melintasi flyover ini menuju Tasikmalaya yang mendominasi,” tutur dia.

Peningkatan arus lalu lintas tersebut tidak berefek pada kemacetan. Rata-rata laju kendaraan mencapai 40 km sampai 60 km per jam. Adapun dalam pengaturan arus kendaraan dari Nagreg ada yang melewati Singaparna ada pula yang melintasi Rajapolah. “Sehingga terbagi dua,” ujar dia.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf SIK menerangkan, di jalur selatan akan diberlakukan sistem one-way bila terjadi kepadatan arus lalu lintas. “Itu diberlakukan bila ada blank spot dan trouble spot,” kata dia.

Untuk memberlakukan one-way system, Polres Tasikmalaya Kota akan berkoordinasi dengan Polres Ciamis dan Polres Tasikmalaya. Komunikasi tersebut untuk mengetahui rongga-rongga jalan yang memang lancar. “Kita mengutamakan keamanan dan keselamatan para pemudik,” ujar Febry.

Polresta juga sudah menyiapkan antisipasi arus balik Lebaran mengingat di jalur selatan ini banyak tanjakan dan tikungan panjang. “Ini perlu kita waspadai dengan berbagai sarana dan prasarana yang memadai,” kata dia.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk membantu kendaraan pebalik di tanjakan adalah dengan menyiapkan tim ganjal. Misalnya, di tanjakan Gentong Kecamatan Kadipaten. “Termasuk berkoordinasi dengan bengkel-bengkel mobil di titik yang memang rawan,” ujar dia. (ujg)

 

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.