Arus Mudik, Kendaraan Diprediksi Turun 2 Persen Capai

86
0
PERSIAPAN. Kepala Dishub Kota Banjar Supratman (kanan) bersama anggotanya mengecek perlengkapan rambu. (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)
Loading...

BANJAR – Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar Supratman memprediksi jumlah kendaraan pemudik yang melewati Kota Banjar akan turun dua persen dibanding tahun 2018.

Penurunan dikarenakan pemerintah memberlakukan sistem one way atau satu arah dari tol kilometer 29 Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa, sehingga jalur Pantura akan menjadi pilihan.

“Kemungkinan turun jumlahnya, jalur pantura dibuka one way. Sekitar dua persen turunnya, banyak kendaraan pribadi yang akan memilih mudik melalui jalur Pantura. Kami akan memasang rambu setelah turun surat dari Kakorlantas. Kemungkinan paling lambat pemasangannya pada H-7 lebaran,” kata Supratman saat mengecek rambu lalu lintas Kamis (23/5).

Meski demikian pihaknya tetap akan bekerja keras bersama pihak kepolisian dalam mengatur dan merekayasa lalu lintas. Sejauh ini, Dishub sudah menyiapkan 50 rambu lalu lintas portable atau papan petunjuk arah yang akan dipasang di setiap persimpangan jalan.

Kemudian tolo-tolo atau alat pembatas jalur sebanyak 700 buah, stikon 100 buah, water barier 100 buah, kerucut 75 buah serta delapan CCTV yang dipasang di lokasi rawan kemacetan. Selain itu Dishub juga akan menyiapkan beberapa pos pengamanan dan posko arus mudik.

Ia menambahkan jalur rawan kemacetan ada di wilayah persimpangan Cisaga Kabupaten Ciamis. Adapun kemacetan yang terjadi saat arus mudik dan balik tahun lalu di wilayah Cipadung, itu merupakan buntut dari kemacetan di arah persimpangan Cisaga.

“Saat arus balik itu sering terjadi kemacetan di persimpangan Cisaga karena ada tujuan ke Tol Cipali dari sana (Persimpangan Cisagara, Red),” terangnya.

Loading...

Untuk kepentingan arus mudik juga mulai H-7 hingga H+7 lebaran, Dishub akan menyiagakan sebanyak 20 petugas setiap harinya. Mereka akan ditempatkan di pos pengamanan, di pos pantau dari Kantor Dishub serta di pos penghitungan jumlah kendaraan mudik. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.