Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.4%

54.3%

6.9%

0.7%

13%

0%

22.4%

0%
Komisi I Akan Memanggil BPKAD

Aset yang Dikuasai Pribadi Tinggal Laptop

66
0
DISIMPAN. Sejumlah kendaraan dinas terparkir di Kompleks Bale Kota, Senin (2/12). Beberapa di antaranya tidak lagi digunakan karena kondisinya sudah tidak prima. Firgiawan / Radar Tasikmalaya

BUNGURSARI – Barang milik negara (BMN) senilai Rp 79.695.500 yang dikuasai pribadi oleh mantan pejabat Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tasikmalaya berinisial HMF sudah dikembalikan sesuai rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2018.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Hanafi menerangkan, sejak sekretaris daerah (sekda) mengimplementasikan rekomendasi BPK tersebut, yang bersangkutan sudah dimintai untuk mengembalikan sejumlah barang yang kala itu ditemukan tidak berada di kantor, tercatat sebagai inventaris dua instansi yakni Dinsos dan DPMPTSP. “Sudah dikembalikan tinggal satu lagi dari sejumlah barang,” ujarnya kepada Radar, Senin (2/12).

Menurutnya, satu unit barang tersebut berupa satu unit laptop. Namun, pada prinsipnya, keseluruhan barang yang dikuasai pribadi tersebut sudah diserahkan dan didata BPKAD. “Pada prinsipnya sudah semua diserahkan, ada pun laptop saat ini masih dalam pengecekan,” tuturnya.

Menyikapi hal tersebut, Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya bakal segera mengundang instansi terkait termasuk sekda. Pihaknya ingin memastikan persoalan itu sudah tertangani sesuai rekomendasi BPK RI. “Persoalan aset tersebut akan kami tanyakan langsung untuk diketahui sejauh mana cara penyelesaiannya,” ucap Sekretaris Komisi I Anang Safaat.

Waktu dekat ini, kata dia, pihaknya akan melakukan rapat internal mengkaji adanya temuan tersebut. “Ini harus dituntaskan, semoga jadi warning pegawai lain lebih efektif, efisien dan bijak dalam menggunakan fasilitas atau peralatan milik negara,” kata politisi Demokrat tersebut.

Diberitakan sebelumnya, rincian aset tetap peralatan dan mesin yang dikuasai oleh HMF itu yakni di Dinas Sosial berupa, pertama, motor Kawasaki KLX nopol Z 5203 H (2013) senilai Rp 26.125.000. Kedua, Laptop Lenovo (2017) senilai Rp 9.625.000. Ketiga, Printer Epson L 120 (2007) senilai Rp 2.844.000. Keempat, TV 32 inch (2013) senilai Rp 4.939.000. Kelima, Samsung Tab/Compact Disk Player (2008) senilai Rp 1.589.500. Keenam, Camera Nixon (2013) senilai Rp 2.497.000. Dengan demikian, total nilai aset tetap Dinsos yang dikuasai itu senilai Rp 47.619.500.

Berikutnya, di DPMPTSP berupa, pertama, Power Amplifier tipe PMH 100 (2007) senilai Rp 5.791.500. Kedua, Speaker Pasif tipe B/E 1220/1520 (2007) senilai Rp 8.437.000. Ketiga, Note Book merek Toshiba (2009) senilai Rp 17.847.500. Dengan demikian, total nilai aset tetap DPMPTSP yang dikuasai itu senilai Rp 32.076.000. Aset-aset tersebut tidak diketahui keberadaannya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.