ASN Absen, TPP Bisa Dipotong

96
0
Drs H Ivan Dicksan

BUNGURSARI – Pe­merintah Kota (Pem­kot) Tasikmalaya akan me­nge­cek ke­ha­diran apa­ratur sipil ne­gara (ASN) pada hari pertama usai cuti Lebaran. Apabila ada ASN yang absen hari ini (10/6) tanpa alas­an yang jelas, maka tun­jangan penghasilan pega­wai (TPP) yang ber­sangkutan bisa dipotong.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasik­malaya Drs H Ivan Dicksan menjelaskan, sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), para pegawai wajib disiplin di hari pertama kembali bekerja. Apabila ada ASN tak hadir tanpa alasan jelas, siap-siap disanksi tegas. “Kami, Senin (10/6) akan sidak ke dinas-dinas. Tiga tim menyisir dipimpin Pak Wali, Pak Wakil dan saya,” ucapnya saat dihubungi Radar melalui sambungan telepon, Minggu (9/6).

Dia menjelaskan setelah apel perdana usai libur panjang, tim bersilaturahmi terlebih dahulu di Bale Kota. Kemudian menyebar ke setiap instansi pemerintahan. Apabila ditemukan pegawai tidak disiplin akan ditegur terlebih dahulu dan ditanyai kepala instansinya masing-masing terkait alasan pegawai tersebut tidak masuk kantor. “Kita akan berkoordinasi dengan kepala dinas dulu. Kami tegur terlebih dahulu dan bisa dipotong TPP-nya. Termasuk, itu akan masuk penilaian kepegawaian,” tutur dia.

Ivan menambahkan apabila pegawai yang tidak masuk memiliki alasan kuat dan jelas dapat dimaklumi. Seperti sakit dan terkendala hal penting lain berkaitan keluarga. “Sementara apabila alasannya tidak jelas, pasti disanksi,” ujar dia.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Tasikmalaya Gungun Pahlagunara menyebut, ASN mulai bercuti Lebaran sejak satu minggu lalu. Jumlah libur tersebut terbilang cukup untuk mudik dan bersilaturahmi dengan keluarga. “ASN itu setelah upacara Hari Pancasila Sabtu (1/6) itu sudah langsung libur sampai kemarin tanggal 9 Juni,” katanya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.