ASN Ciamis Dilarang Kunjungan & Bepergian ke Luar Kota

150
0
MENGINGATKAN. Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr H Tatang MPd mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) bahwa Pemkab Ciamis menerbitkan surat edaran tentang ASN dilarang ke luar kota. Itu sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19 dari luar kota.
MENGINGATKAN. Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr H Tatang MPd mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) bahwa Pemkab Ciamis menerbitkan surat edaran tentang ASN dilarang ke luar kota. Itu sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19 dari luar kota.
Loading...

CIAMIS – Pemkab Ciamis melarang aparatur sipil negara (ASN) bepergian atau melaksanakan tugas ke luar kota. Keputusan tersebut untuk menghindari penularan Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis Dr H Tatang MPd menjelaskan, larangan tersebut dituangkan dalam surat edaran. Langkah tersebut menyikapi meningkatkan kasus Covid-19 di Ciamis. Termasuk, dua ASN yang dinyatakan positif terinfeksi corona.

“Kita mengeluarkan surat edaran larangan untuk pejabat maupun pegawai berangkat dinas luar daerah, karena itu menjadi kerawanan terpapar Covid-19,” kata Tatang di Pemkab Ciamis.

Surat edaran larangan ASN ke luar daerah sempat dikeluarkan Pemkab Ciamis saat awal pandemi Covid-19. Namun ketika kasus Covid-19 mulai melandai dan diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru (AKB), edaran tersebut dicabut.

“Maka dengan peningkatan kasus corona yang cukup signifikan di bulan November ini, maka kami, Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali memberlakukan larangan tersebut,” kata Sekda menjelaskan.

Loading...

Baca juga : Polisi Ciamis Patroli di Dua Tempat Ini..

Soal pembelajaran anak didik di masa pandemi ini, Sekda mengatakan, sampai saat ini masih melarang sekolah melaksanakan kegiatan belajar tatap muka. Ciamis saat ini memberlakukan lagi pembelajaran dengan sistem online atau daring.

“Kami pun masih mempertimbangkan sekolah tatap muka di awal tahun 2021,” kata dia.

Sekda mengimbau kepada para ASN untuk menjadi pelopor protokol kesehatan, sehingga tidak hanya menjaga diri sendiri mencegah Covid-19, juga mengajak dan menyosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan memakai sabun (3M).

“Kami ingatkan kepada ASN agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan serta selalu mengingatkan juga kepada masyarakat pentingnya protokol kesehatan,” ujarnya mengajak.

Diberitakan sebelumnya, dua aparatur sipil negara (ASN) di Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka bekerja di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Ciamis. Mulai Rabu pagi (25/11) sampai tiga hari ke depan, kedua lembaga tersebut ditutup sementara guna penyeterilan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ciamis dr Yoyo menjelaskan, ada dua ASN di Ciamis yang terkonfirmasi positif itu bekerja di BPKD Ciamis dan di Bappeda. Mereka mengalami gejala ringan. Saat ini keduanya melakukan isolasi mandiri.

“Upaya kami, Dinkes langsung melakukan kontak tracing. Sedikitnya ada 126 orang dari dua dinas tersebut yang rencananya akan menjalani swab test,” kata Yoyo kepada wartawan.

Terkait penutupan dua kantor badan itu, kata Yoyo, pihaknya sedang mengkaji ruangan-ruangan yang akan ditutup. Termasuk, ruangan yang akan disemprot desinfektan. “Jadi untuk tiga hari ini sementara ditutup. Kita lakukan penyemprotan agar steril,” paparnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.