ASN di Pemkab Tasik Harus Mampu Mapping Program & Selesaikan Persoalan

72
0
KOMPAK. Kepala Bidang Pengembangan SDM Aparatur pada BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya Memed Suryadin (dua kanan depan) foto bersama peserta pelatihan peningkatan kapasitas aparatur di Hotel Dewi Asri, Singaparna, Jumat (20/11). UJANG NANDAR / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) menjadi prioritas untuk menunjang pelayanan prima terhadap masyarakat.

Hal itu sudah dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya yang menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pegawai dalam Memberikan Infromasi Sosialisasi dan Publikasi Program Kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk Menunjang Pelayanan Prima Bagi Masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Bidang Pengembangan SDM Aparatur pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tasikmalaya Memed Suryadin mengatakan, apartur yang menjadi peserta pelatihan setelah mendapatkan ilmu bisa mengaplikasikannya di SKPD masing sesuai tugasnya.

Sehingga ilmu yang sudah didapat bisa benar-benar bermanfaat. “Ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini jangan disia-siakan, tapi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya kepada Radar usai penutupan kegiatan pelatihan, Jumat (20/11) sore.

Memed meminta ilmu tersebut harus menjadi bekal bagi para peserta ketika bekerja di OPD-nya masing-masing, sehingga bisa berdampak terhadap pelayanan prima kepada masyarakat.

Bahkan ilmu-ilmu yang telah didapatkan harus diberikan kembali kepada apartur lainnya. “Ilmunya ini kami harap bisa ditularkan kembali kepada pegawai lainnya,” ujar dia.

Baca juga : Hasil Swab Test di DPRD Kota Tasik, 3 Anggota & 3 Pegawai Setwan Positif Corona

Menurutnya, pelatiahan seperti ini bisa dilanjutkan kembali, apalagi bisa menunjang lebih baiknya pekerjaan di pemerintahan. “Bahkan tidak menutup kemungkinan, karena pengetahuan semacam ini harus ada regenerasi bisa dilanjutkan kembali pada waktu-waktu ke depan,” ujar dia.

Memed juga berharap dengan adanya kegiatan pelatihan juga bisa meningkatkan kualitas SDM pemerintahan agar lebih menunjang dalam pelayanan, penyampian infromasi publik khususnya dalam program dan kebijakan pemerintah. “Mudah-mudahan SDM aparatur sipil di Kabupaten Tasikmalaya terus meningkat,” harap dia.

Konsulatn Organisasi dan Pengambangan SDM Yudi Cahyadipura mengatakan, aparatur sipil negara diberikan materi tentang kegiatan yang efektif untuk masyarakat bila dilihat dari sisi skala prioritasnya.

“Makanya kami membahas mengenai penyusunan program-program, karena ASN ini aturannya sudah sangat jelas,” katanya.

Tidak hanya itu, dalam pelatihan tersebut juga mencoba menggali dengan problem solving untuk mengetahui porgram yang menjadi prioritas untuk dijalankan dalam rangka mengatasi permaslahan-permasalahan yang timbul di masyarakat.

“Makanya analisa problem solving-nya disampaikan. Juga di berikan ilmu komunikasi dan bagaimana cara untuk mengatasi potensi yang ada pada diri masing-masing,” jelas dia.

Dia berharap, karena dalam kegiatan pelatihan tersebut merupakan ASN ilmu yang mempelajari bisa tertular di tengah masyarakat menjadi sesuatu hal yang lebih positif dibandingkan potensi yang sudah ada saat ini.

“Setelah ini para ASN ini akan melakukan mapping di OPD masing-masing. Ini guna menginventarisir permaslahan yang ada, selanjutnya permaslahan akan dibedah,” ujarnya.

“Dan dicarikan solusinya seperti apa dalam bentuk program dan kegiatan yang mudah-mudahan bisa membuat permasalahan di masyarakat saat ini selesai,” harap dia. (ujg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.