Atasi Bau Mulut dengan Makanan Tinggi Serat

98
0
PAPARKAN. Dokter Ratu Mirah pada temu media bertajuk Pepsodent Herbal Sahur Amal 2019 di Menteng Jakarta baru-baru ini. Ia menjelaskan tips menjaga kesegaran mulut saat puasa. Salah satunya dengan konsumsi makanan tinggi serat.

JAKARTA – Selama puasa kita harus memastikan bahwa asupan nutrisi tubuh terpenuhi dibarengi dengan kebersihan organ tubuh terutama rongga mulut.

Untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, mulut yang sehat merupakan syarat mutlak.

Permasalahan utama yang dialami orang saat berpuasa adalah bau mulut. Pakar kesehatan gigi dan mulut drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent MDSc menjelaskan bahwa saat berpuasa, kondisi mulut yang kering sering kali menimbulkan nafas yang kurang sedap.

Karena kita tidak makan ataupun minum seharian, maka produksi air liur yang berfungsi membilas kuman penyebab plak dan bau mulut otomatis menurun drastis.

“Ketika puasa itu kan panjang waktunya, dimana mulut kering dari pukul 05.00 sampai pukul 18.00. Selama 13 jam tidak ada asupan mempengaruhi jumlah air liur yang diproduksi,” ujar Ratu Mirah pada temu media bertajuk Pepsodent Herbal Sahur Amal 2019: Mulut Adem, Hati Adem di Menteng Jakarta baru-baru ini.

Ketika mulut kering lanjut Ratu Mirah, bakteri akan berkembang biak karena tidak adanya pembilasan dari air liur. Kondisi inilah yang menghasilkan gas berbau tidak sedap dari dalam mulut. Bakteri penyebab bau mulut ini akan semakin merajalela ketika kita tidak menyikat gigi setelah sahur.

“Apa yang terjadi ketika mulut kering? timbul bau mulut. Karena ketika mulut kering dia (bakteri) berkembang banyak. Apalagi ketika setelah sahur tidak sikat gigi, sisa makanan dikonsumsi bakteri,” jelas Ratu Mirah.

Jadi pastikan untuk menyikat gigi setelah sahur dan berbuka dan menyikat lidah. Karena permukaan lidah ada banyak bakteri yang menumpuk.

“Sebelum tidur, kita juga disarankan menyikat gigi kembali. Usai menyikat gigi, jangan lupa membersihkan lidah karena permukaan lidah adalah lokasi padat bakteri,” ujar Ratu Mirah.

Saat puasa, kata Ratu Mirah disarankan untuk berkumur namun jangan sampai tertelan agar puasa tidak batal. Agar tetap sehat selama berpuasa Ratu Mirah menyarankan agar kita memperbanyak minum air putih juga makanan berserat seperti buah dan sayur saat sahur dan berbuka.

Selain itu, Ratu Mirah juga memperingatkan agar kita mengurangi minuman yang justru mempercepat dehidrasi misalnya minuman tinggi kafein dan gula.

“Makanan kaya serat dapat meningkatkan produksi air liur termasuk kurma. Kurma kaya akan kalsium, floride dan serat yang sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi serta mulut,” ujar Ratu Mirah.

Ustadzah Aini Aryani LC mengatakan saat berpuasa, mulut adalah anggota tubuh yang memerlukan perhatian lebih. “Yang utama, kita harus menjaga agar segala asupan yang mulut kita konsumsi memenuhi nilai halalan thayyiban sehingga berpuasa dapat menjadi sebuah amalan yang sempurna dan juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh,” kata Ustadzah Aini. (fajar)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.