Atasi Paceklik, Nelayan di Pangandaran Budidayakan Ikan Ini..

196

PANGANDARAN – Musim paceklik menjadi sesuatu yang dianggap menakutkan para nelayan. Akibat, nelayan sulitnya mencari ikan di laut.

Namun sejumlah nelayan di Dusun Parapat Kecamatan Pangandaran, kini mulai mencari penghasilan tambahan. Salah satunya dengan menjadi pembudidaya ikan lele.

Penyuuh Perikanan Wilayah Kecamatan Pangandaran, Rudi Santoso mengatakan ada sekitar 20 nelayan kini sukses menjadi pembudidaya ikan Lele.

“Mereka fokus dalam usaha produksi ikan lele ukuran konsumsi. Alhamdulillah sukses menjadi usaha sampingan para nelayan,” ujarnya kepada Radar, Senin (18/02/2019).

Dikatakan Rudi, ikan lele sangat cocok dibudidayakan di Pangandaran, karena melimpahnya pakan berupa ikan rucah yang bisa mengurangi biaya produksi untuk pakan jenis pelet.

“Budidayanya juga mudah karena bisa memanfaatkan lahan sempit seperti pekarangan rumah,” kata dia.

Menurutnya, budidaya ikan lele menjadi salah satu solusi untuk menambah penghasilan nelayan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri, kata dia, sudah memberikan bantuan 100 ribu ekor benih ikan lele kepada para nelayan yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Mina Parapat Jaya.

“Alhamdulillah saat ini sudah berhasil menjual 1 ton ikan lele per bulan dengan harga kisaran 16 ribu per kilogram,” ujarnya.

Rudi menambahkan, pemasaran ikan lele juga tidak sulit, bahkan pembelinya datang langsung. “Saat ini permintaan lele konsumsi juga sedang tinggi, terutama datang dari luar jawa barat,” tuturnya.

Lanjutnya, manajemen pengelolaan budidaya ikan lele di Dusun Parapat sudah baik sehingga dalam kurun waktu dua bulan saja, sudah bisa dipanen dengan ukuran lele sekitar 125-150 gram per ekor. (nay)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.