Awal Februari, Pemkab Ciamis Gelar Vaksinasi

33
0
istimewa. RAPAT. Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM rapat koordinasi secara virtual persiapan vaksinasi bersama Kementerian Kesehatan RI, Jumat (29/1).
istimewa. RAPAT. Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM rapat koordinasi secara virtual persiapan vaksinasi bersama Kementerian Kesehatan RI, Jumat (29/1).
Loading...

CIAMIS – Jelang pelaksanaan vaksinasi, Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarnya MM mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Kementerian Kesehatan RI, Jumat (29/1) di Setda Kabupaten Ciamis. Dalam rapat tersebut dibahas persiapan matang dan teknis dalam vaksinasi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat tersebut mengatakan tujuan dari pertemuan koordinasi bersama seluruh kepala daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk membahas akselerasi capaian vaksinasi dengan target yang sudah ditentukan.

Vaksinasi adalah salah satu solusi untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) buatan. Herd immunity (kekebalan kelompok) terbentuk apabila 2/3 populasi terbentuk antibodi dalam periode yang sama, sehingga perlu dilaksanakan vaksinasi yang lebih cepat.

“Indonesia harus melakukan vaksinasi 181.5 juta penduduk, dengan 363 juta suntikan dalam 300-365 hari ekuivalen 1 juta vaksin/hari,” jelas Menkes Budi Gunadi dalam rakor tersebut.

Baca juga : Senin, Nakes di Ciamis Mulai Divaksin Covid-19

loading...

Dia juga menerangkan dari jumlah sasaran vaksinasi 181.5 juta penduduk, setiap orang akan mendapatkan 2x dosis/suntikan. Sehingga total dosis yang akan di berikan adalah sebesar 363.1 juta, maka diperlukan kurang lebih 1 juta vaksin per hari untuk program vaksinasi selesai dalam 1 tahun.

“Bahwa pemberian vaksinasi tersebut juga tidak bisa sembarangan, di mana ada beberapa ketentuan, di antaranya usia. Vaksin tidak akan diberikan bagi warga yang usianya di bawah 17 tahun dan usia di atas 59 tahun,” terangnya.

Ditambahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, kepala daerah akan berperan penting dalam menyukseskan vaksinasi ini.

“Mulai dari mengalokasikan pendanaan dari APBD, menyediakan sarana penunjang dan memantau berjalannya pelaksanaan vaksinasi ini,” katanya.

Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya menjelaskan, jumlah vaksin yang sudah diterima Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis sebanyak 6.600 untuk 3.300 tenaga kesehatan dan 10 orang Forkopimda yang diprioritaskan.

Target penyuntikan tahap pertama Senin 1 Februari 2021 yang ditargetkan selesai akhir bulan tersebut. “Syukur-syukur dapat selesai lebih cepat, sesuai dengan target Menteri Kesehatan,” tuntasnya (rls/isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.