Awal Tahun, Kereta Api Cibatu-Garut Beroperasi

108
0
MEMANTAU. Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung Fredi Firmansyah bersama Muspika Wanaraja memantau kegiatan pengobatan gratis di Stasiun Wanaraja kemarin. Yana Taryana / Rakyat Garut

WANARAJA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengklaim progres pembangunan reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut sudah mencapai 85 persen. Awal 2020, PT KAI optimistis sudah bisa mengoperasikan kereta di jalur tersebut.

“Sekitar bulan Februari kereta Cibatu-Garut sudah bisa beroperasi,” ujar Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung Fredi Firmansyah kepada wartawan usai pengobatan gratis di Stasiun Wanaraja Selasa (26/11).

Saat ini, proses pengerjaan pembangunan rel dari Wanaraja sampai Garut Kota terus dilakukan. Pihaknya juga terus mengebut perbaikan Stasiun Cibatu dan Garut. Nantinya kedua stasiun itu akan dibangun lebih mewah. “Sekarang butuh waktu untuk penyelesaian pembangunannya. Untuk sementara, stasiun yang ada sekarang dioptimalkan dulu,” katanya.

Pembangunan Stasiun Garut dan Cibatu, lanjutnya, bisa menjadi ikon baru di Kabupaten Garut. Gaya bangunan modern akan ditonjolkan di kedua stasiun.

Fredi menambahkan tahap awal jalur kereta Cibatu-Garut akan dioptimalkan. Nantinya warga Garut yang akan menuju Jakarta atau Jawa bisa kembali naik di Stasiun Cibatu. “Nanti dari Cibatu bisa naik jurusan lain. Kami juga akan pertimbangkan kebutuhan masyarakat. Operasi kereta api ini juga harus ada izin dari Kemenhub,” ujarnya.

Terkait tarif kereta Cibatu-Garut, Fredi belum bisa menentukan. PT KAI diperkirakan akan menjalankan ke­reta ekonomi untuk awal operasi. “Bisa juga ditambah kereta eksekutif. Maka­nya lihat kebu­tuhan ma­sya­rakat dulu,” ujarnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.