Uruguay vs Peru

Awas Amuk Suarez

15
0
Luis Suarez

BAHIA – Uruguay dengan 15 gelar Copa America menjadi salah satu favorit juara tahun ini bersama Brasil, Argentina dan Cile. Nah, di babak perempat final, Minggu (30/6) dini hari nanti, Uruguay akan meladeni tantangan Peru. Duel akan digelar di Arena Fonte Nova, Bahia.

Jika melihat statistik sejarah, rekor duel kedua negara cukup berimbang. Dari 17 pertandingan terakhir, baik Uruguay atau Peru sama-sama mencatatkan 7 kemenangan serta 3 hasil yang berakhir imbang. Pada duel terakhir Peru sanggup menjungkalkan kesebelasan tersukses Copa America itu dengan skor 2-1 di laga kualifikasi Piala Dunia 2018, Maret 2017 silam.

Namun saat ini, jika melihat materi pemain, Uruguay lebih difavoritkan menang. Salah satu alasannya adalah keunggulan kualitas pemain di lini depan. Uruguay memiliki duet bomber yang sama-sama ganas. Keduanya adalah Luis Suarez dan Edinson Cavani, dua predator gol ganas di daerah pertahanan lawan. “Dengan Suarez dan Cavani semuanya tampak lebih mudah. Namun, Peru adalah tim bagus dengan sejumlah pemain muda,” kata pelatih Uruguay Oscar Tabarez di Sky Sports.

La Celeste-julukan Uruguay- mampu unggul empat kali dari lima laga terakhir kontra Peru. Pertemuan terakhir di ajang Copa America pun dimenangkan pasukan Oscar Tabarez dengan skor 2-0 di babak semifinal edisi 2011 silam. Saat itu, Luis Suarez memborong kedua gol untuk Uruguay.

Kini, masih bersama Oscar Tabarez dan Luis Suarez, Uruguay masih menjadi favorit juara Copa America tahun ini. Perjalanan Uruguay hingga babak perempat final juga cukup meyakinkan.

Mereka sukses menjadi juara Grup C usai mengalahkan juara bertahan Cile dengan skor 1-0 di matchday terakhir grup. Tandem Suarez, Edinson Cavani juga sukses menunjukkan ketajamannya berkat gol tunggalnya. Baik Suarez dan Cavani telah mencetak 2 gol dari 3 laga di fase grup.

Sejauh ini, Suarez dan Cavani adalah dua pemain dengan jumlah tembakan terbanyak di Copa America 2019. Suarez telah mencatatkan total 17 tembakan, sedangkan Cavani membukukan 13 tembakan dalam tiga penampilan.

Di turnamen ini, Suarez rata-rata melepaskan 5,7 tembakan per laga. Sementara itu, Cavani 4,3 tembakan per laga. Tak ada pemain lain yang lebih rajin meneror pertahanan lawan daripada mereka berdua.

Sementara itu, potensi Peru juga tak bisa diabaikan. Peru lolos ke babak perempat final sebagai salah satu dari dua peringkat tiga terbaik turnamen bersama Paraguay. Ini merupakan kelolosan keempat La Rojiblancos ke perempat final Copa America secara beruntun. Pada edisi 2011 dan 2015 Paolo Guerrero dan kawan-kawan mencapai babak semifinal.

Melawan Uruguay yang sangat kuat, pelatih Peru Ricardo Gareca sepertinya akan memakai pola 4-2-3-1. Dia menempatkan empat pemain bertahan di lini belakang untuk meredam Suarez dan Cavani. Mereka adalah Miguel Trauco, Luis Abram, Carlos Zambrano, Luis Advincula. Di bagian lini serang Gareca masih percaya dengan kemampuan Paolo Guerrero yang memiliki jam terbang cukup tinggi.

Namun demikian, para gelandang Peru sepertinya harus bekerja sangat keras. Selain berusaha menciptakan peluang untuk Paolo Guerrero di lini depan, mereka juga harus bisa meredam barisan tengah Uruguay yang diisi Nicolas Lodeiro, Rodrigo Bentancur, Lucas Torreira dan Nahitan Nandez.

Uruguay memiliki lini belakang dan lini depan berkualitas, ditunjang gelandang muda yang siap membuktikan kehebatan nya. Jika itu tak bisa dilakukan, maka barisan tengah Uruguay bakal leluasa melakukan pekerjaan mereka untuk memberikan suplai bola matang untuk dua bomber yang haus gol. (wsa/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.