AWAS..! Ini Ciri Telur Infertil yang Berbahaya & Beredar di Kota Tasik

12803
5

KOTA TASIK – Telur infertil adalah telur yang berbahaya dan dilarang dijual bebas, ternyata beredar di pasar Kota Tasikmalaya.

Selasa (09/06) lalu, Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kota Tasikmalaya menemukan telur itu saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Cikurubuk.

Setelah dilakukan inspeksi mendadak (sidak), ditemukan telur infertil di pasar. “Kita cek bentuk luar telur dan isinya. Secara sepintas, diduga ada telur infertil,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan, Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi kepada radartasikmalaya.com, Rabu (10/06) siang.

Terang dia, telur infertil merupakan telur yang itu tidak boleh berkembang atau diperjualbelikan.

Karena sesuai Permentan Nomor 32 Tahun 2017, ada larangan jual beli telur tertunas atau telur infertil. Artinya, telur itu nantinya bakal jadi anak ayam.

Menurut dia, telur infertil seharusnya menetas jika ditempatkan di suhu yang cocok.

Namun, karena telur berada di ruangan yang tidak cocok, pertumbuhannya tidak sempurna. Akibatnya mati dan membusuk

“Jika telur membusuk itu sampai dikonsumsi, bisa bahaya. Kan ada bakteri juga,” terangnya.

Tedi menjabarkan, untuk membedakan telur biasa dengan telur infertil bisa dilakukan secara kasatmata.

Secara fisik, warna telur infertil itu lebih putih. Sementara telur biasa berwarna agak kemerahan.

“Lalu kalau diteropong, di dalamnya terlihat hitam atau bakal embrio. Ketika dipecagkan, kuningnya tidak ada bakal embrio. Kalau infertil, itu ada bakal embrio. Harusnya menetas, tapi dijual,” bebernya.

Telur infertil ini memang dilarang dijual karena sebelum akan ditetaskan pasti disemprot zat kimia terlebih dahulu. Zat kimia itu, kata dia, berbahya jika dikonsumsi.

Berikut video penjelasan ciri dan bentuk telur yang berbahaya bagi kesehatan :

(rezza rizaldi)

Berita terkait : Penjual Telur Infertil Ditangkap Polisi di Pasar Cikurubuk Kota Tasik
Berita terkait : AWAS..! Telur Infertil Beredar di Pasaran Kota Tasik
Loading...
loading...

5 KOMENTAR

  1. Mohon maaf ya sebelumnya, saya ingin mengkoreksi..
    Mungkin ada salah informasi, yang saya tau dan saya pelajari di perkuliahan, telur infertil adalah telur yg tidak dibuahi, setiap hari ayam menghasilkan satu telur, tapi tidak semuanya dibuahi oleh pejantan makanya disebut infertil atau dalam terjemahan bahasa Indonesianya tidak subur (silahkan cek terjemahan infertile dan fertile dr b.ing ke b.indo). Sedangkan sebaliknya, telur yang dibuahi oleh pejantan itu namanya telur fertile yang kalau dierami selama 21 hari atau pada industri telur ayam menggunakan aturan suhu akan menetas menjadi anak ayam

  2. “Telur infertil seharusnya menetas………”
    Editor tolong dong pahami lagi ttg apa itu telur fertil dan telur infertil. Jgn buat berita yang membingungkan

  3. “Menurut dia, telur infertil seharusnya menetas jika ditempatkan di suhu yang cocok.
    Namun, karena telur berada di ruangan yang tidak cocok, pertumbuhannya tidak sempurna. Akibatnya mati dan membusuk”

    anti mainstream nih media wkwkwkw

  4. Mungkin yg dimaksud telur fertil dan infertil di berita tsb adalah telur tetas dari perusahaan pembibitan/breedeng farm atau juga dr perusahaan penetasan ayam…telur konsumsi yg biasa kita makan semua infertil karna tdk memakai pejantan ,,,memang ada Permentan yg mengatur hal tsb…telur tetas dr perusahaan pembibitan /haching egg tdk boleh diperjualbelikan karna salah satunya akan merusak harga telur di pasaran dan juga telur tsb mudah busuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.