AWAS OTG.. Kasus Positif Corona di Kota Banjar Terus Meningkat

979
0
Loading...

BANJAR – Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar terus meningkat. Namun Pemerintah Kota Banjar masih mengandalkan ruangan isolasi di RSUD Kota Banjar dan Asih Husada Langensari. Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana.

“Untuk saat ini masih cukup dicover oleh dua tempat isolasi RSUD Kota Banjar dan Asih Husada Langensari. Karena yang lebih penting sebenarnya, bagaimana agar wabah Covid-19 ini bisa ditekan penyebarannya,” ujar dia kepada wartawan, Senin (30/11) usai zoom meeting di kantor Diskominfo Kota Banjar.

Dia mengatakan meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Banjar hasil dari tracking kontak erat dan hasil swab test yang dilakukan tim pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di lapangan.

“Apa yang kita (satgas, Red) lakukan semata-mata untuk melindungi warga. Karena semakin banyak tes, maka semakin banyak pula diketahui hasilnya negatif atau positif Covid-19,” ujarnya.

Pihaknya saat ini menyoroti kasus orang tanpa gejala (OTG). Sebab tidak terlihat, namun berpotensi menularkan. Saat ini pun pihaknya mencari solusi masalah tersebut. Itu dia bahas dalam rapat kemarin.

Loading...

Nana pun menegaskan agar pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 harus langsung melakukan isolasi. “Ini tanpa pengecualian, siapa pun kalau memang positif Covid-19 harus isolasi dan tidak seenaknya berkeliaran. Karena kita bukan menjaga seseorang saja, tapi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Baca juga : 1 Pasien Covid-19 Warga Banjarkolot Kota Banjar Meninggal

Pelaksana Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar H Budi Hendrawan SKep, MAP menambahkan kasus Covid-19 di Kota Banjar bertambah tujuh orang. Mereka di antaranya warga Desa Neglasari Kecamatan Banjar berinisial N dan M.

Warga Desa Raharja Kecamatan Purwaharja tiga orang berinisial A, M dan N. Warga Desa Balongan Kecamatan Banjar satu orang inisial N dan Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman satu orang inisial F. “Untuk yang dari Purwaharja mereka kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya positif Covid-19 dari klaster kejaksaan,” kata dia.

Sedangkan, warga Desa Neglasari, Balokang dan Kelurahan Hegarsari semuanya suspek dan sempat menjalin perawatan di rumah sakit. Setelah menjalani swab test, hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Budi mengatakan mereka masuk dalam klaster komunitas, karena terpapar di berbagai wilayah. “Maka total positif Covid-19 di Kota Banjar sebanyak 185 orang, 81 terkonfirmasi aktif, 102 sembuh dan dua orang meninggal dunia,” pungkasnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.