AWAS! Penipuan Online di Garut Marak

120
0
Modus pelaku (penipuan online) berbagai cara, ada jual beli di medsos atau melalui pesan singkat (SMS) yang meng­atasnamakan situs jual beli online.” AKP Maradona Armin Mappaseng Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Garut

KARANGPAWITAN – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng meminta warga untuk mewaspadai aksi pelaku penipuan online.

Hal itu karena saat pandemi banyak masyarakat Garut yang menjadi korban aksi kejahatan tersebut.

Baca juga : Seleksi Sekda, Bupati Garut Undang ASN dari Luar Daerah

“Modus pelaku (penipuan online) berbagai cara, ada jual beli di medsos atau melalui pesan singkat (SMS) yang mengatasnamakan situs jual beli online,” ujar Maradona kepada wartawan, Kamis (16/7).

Menurut dia, saat ini warga yang sudah menjadi korban penipuan online ini banyak yang melapor ke polisi.

Di antara yang melapor adalah mereka yang sudah transfer sejumlah uang untuk membeli barang, hingga mereka yang mengaku mendapatkan hadiah namun harus lebih dulu mentransfer sejumlah uang.

“Ada beberapa orang yang melapor ke kita karena menjadi korban penipuan dengan jumlah kerugian jutaan rupiah. Mereka ini menjadi korban karena tergiur, baik harga barang yang murah atau tergiur karena akan mendapat hadiah,” katanya.

Oleh karena itu, Maradona mengimbau warga agar tidak mudah tergiur dengan tawaran yang tidak rasional.

Maradona menerangkan, biasanya, pelaku penipuan akan meminta agar korban mentransfer sejumlah uang sesuai dengan harga yang diunggah di media sosial.

Setelah ditransfer, penipu meminta kembali korban agar mentranfer kembali dengan berbagai alasan. Karena khawatir barang tidak diterima, korban pun kembali tertipu karena barangnya tidak pernah datang.

“Untuk penipuan bermodus mendapat hadiah, biasanya melalui SMS. Baiknya, saat menerima SMS jangan langsung percaya begitu saja, karena kemungkinan besar itu alamat website-nya abal-abal,” jelasnya.

Jumlah korban penipuan di Kabupaten Garut sendiri, disebut Maradona, jumlahnya cukup banyak.

Baca juga : 5 Tim Medis Garut Positif Corona

Namun kebanyakan, mereka tertipu ratusan ribu rupiah sehingga enggan saat melaporkan hal tersebut kepada polisi.

“Terakhir yang lapor ke kita ini korbannya merugi jutaan rupiah. Dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau warga agar terus berhati-hati,” pesannya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.