AWAS..! Telur Infertil Beredar di Pasaran Kota Tasik

14698
4

KOTA TASIK – Meski dilarang pemerintah peredarannya di pasaran, telur infertil yang merupakan telur yang berasal dari perusahaan breeding (pembibitan) atau yang dikenal dengan nama telur HE (hatched egg) ternyata beredar di pasaran Kota Tasik.

Hal itu terungkap Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) Kota Tasik beserta tim Satgas Pangan dan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) usai inspeksi mendadak (sidak) ke pedagang telur di Pasar Cikurubuk, Selasa (09/06) siang.

Baca juga : Pemkot Tasik Harus Swab Test Massal Karyawan Toserba & Pasar Modern

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) Kota Tasikmalaya, Tedi Setiadi mengatakan, hasil Sidak pihaknya menemukan telur infertil yang dijual.

“Seharusnya telur infertil ini tak boleh diperjualbelikan. Karena ada aturannya dalam Permentan Nomor 32 tahun 2017 Pasal 13 ayat 4. Jadi larangan melakukan jual beli yaitu telur tertunas dan infertil,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

“Artinya, telur tertunas ini telur yang nantinya bakal jadi anak ayam. Sehingga biasanya kalau pada suhu yang cocok, telur itu bisa menjadi anak ayam. Tapi karena disimpan di ruangan yang tidak sesuai maka pertumbuhannya tidak sempurna,” sambungnya.

Terang dia, akibatnya telur tertunas dan infertil ini menjadi mati dan akhirnya membusuk.

Jika telur itu sampai dikonsumsi maka ada kecenderungan menganggu kesehatan.

Karena mengandung bakteri dan lain sebagainya. Walaupun harga jual telur ini memang sedikit murah.

“Kita akan coba terus mendalami soal telur ini. Nanti akan kita laporkan hasilnya ke Disperindag. Harapan kita masyarakat saat membeli telur harus lebih hati-hati dan bijak. Artinya, saat membeli lihat bentuk rupa telur itu lebih teliti,” terangnya.

Baca juga : Awalnya, Suami Istri Warga Kota Tasik Ini Pemakai Sabu, Lalu Dapat Suplai Kiloan..

Dia menambahkan, artinya membeli dengan bijak telur adalah membeli jangan dalam jumlah banyak.

Karena telur itu jika dibiarkan seminggu akan membusuk. Maka diharapkan juga kepada distributor telur jangan melakukan hal tidak baik dengan menjual telur jenis ini.

Berikut video penjelasan ciri dan bentuk telur infertil yang berbahaya bagi manusia :

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

4 KOMENTAR

  1. Biasana telurna warna putih seragam, bentukna lebih besar dari telur yg warna coklat 1 kg 14-15 biji, kuning telur nya juga besar beda dengan telur biasa.
    Kurang lebih g begitu ya sodara

  2. Konspirasi lagi, Dinas salah sebut atau gimana sih, sok sok pake istilah peternakan tp salah, HE itu yang fertil alias telur tertunas alias telur yang bisa menetas, dan infertil itu yang tak d buahi alias nggak bisa menetas.
    Itu apa lagi ecep bolep sok tahu
    Nggak ada beda nutrisi antara telur yang bisa menetas atau tidak
    Selama nggak busuk
    Dan kita juga harus melek hukum sama keputusan nggak jelas gini ya
    Sekarang permentan no 32 tahun 2017 itu bisa d download, silahkan cek pasal 13 no 4 bunyinya apa
    Dasar pemda kurang kerjaan, kasihan pedagangnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.