KPAID Ajak Orang Tua Berikan Pola Asuh yang Baik

Awasi Anak Gunakan Gadget

12
0
KOMPAK. Kak Seto foto bersama KPAID Kabupaten Tasikmalaya dan tamu undangan usai peringatan Hari Anak Nasional di Gedung DPRD, Kamis (8/8). RADIKA ROBI RAMDANI / RADAR TASIKMALAYA

SINGAPARNA – Penggunaan gadget pada anak harus dapat pengawasan serius dari orang tua. Karena, gadget bisa bermanfaat baik dan buruk. Hal itu diungkapkan Kak Seto saat mengisi acara Hari Anak Nasional yang diselenggarakan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya di Gedung DPRD, Kamis (8/8).

Kak Seto mengaku tertarik dengan tema Hari Anak Nasional yang diambil oleh KPAID Kabupaten Tasikmalaya tentang “Kita Jaga Anak, Esok Anak Jaga Kita”. Karena memang anak ini harus diberikan perlindungan sejak dini. Sehingga tumbuh kembangnya optimal. “Semua anak cerdas dan memiliki kemampuan berbeda. Sehingga orang tua harus menerapkan pola belajar yang bijak,” ujarnya.

Kata dia, orang tua harus memberikan perhatian lebih kepada anaknya yang sering menggunakan gadget. Karena bahayanya seperti sebilah pisau, ada manfaatnya tapi banyak bahayanya. “Gadget ini bisa lupa waktu. Seperti meninggalkan ibadah, belajar dan sebagianya. Jadi mohon gadget dipakai secara cerdas dengan melihat waktu dan tak berlebihan,” katanya.

Kata dia, orang tua harus mampu menyeleksi tontonan atau isi dari gadget untuk anak. Karena dalam teknologi itu ada yang positif dan negatif.

“Jadi marilah kita menggunakan gadget dengan bijak dan cerdas. Mohon juga kepedulian dari orang tua untuk menemani anaknya dalam bermain maupun belajar. Jangan sampai anak menjadi ketergantungan dan ketika HP-nya mati anak marah,” ujarnya.

Kak Seto mengajak semuanya untuk menggelorakan kembali permainan tradisional. Sehingga budaya anak bermain gadget bisa berkurang dan beralih ke permainan yang bermanfaat. “Banyak manfaat di permainan tradisional untuk kesehatan dan bersosialisasi serta belajar bekerja sama sejak dini,” ucapnya.

Tempat yang sama, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, dalam peringatan Hari Anak Nasional ini pihaknya mencoba menyajikan sebuah tema yang cukup singkat hari ini, yakni “Kita Jaga Anak, Esok Anak Jaga Kita”. “Ini adalah tema di mana kami melihat dari beberapa kasus yang ditangani hampir 93 persen berangkat dari pola asuh anak yang tidak tepat,” kata dia.

Kata Ato, sejauh ini gadget menjadi salah satu solusi bagi orang tua untuk mendiamkan anaknya yang sedang rewel, karena ingin berpikir instan. “Saat ini yang paling aman dan cepat mendiamkan anak-anaknya dengan memberikan HP,” katanya.

Padahal, kata Ato, pemberian HP kepada anak itu menyebabkan kecanduan. Sehingga kebiasaan itu menjadi persoalan yang harus dipecahkan oleh semua pihak. “Pemberian HP kepada anak di bawah umur dua tahun itu sama dengan memberikan narkoba,” ucapnya.

Menurutnya, kecanduan HP yang akan timbul pada anak usia di bawah dua tahun akan sulit disembuhkan. Bahkan efek candunya bisa berkepanjangan apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Ato menyarankan orang tua harus mengerti tentang pola asuh yang baik, khususnya dalam pemberian mainan. Sehingga anak tidak menjadi korban kekerasan digital. “Kalau pun mau diberikan harus sesuai durasinya dan konten yang diberikan pun sesuai dengan umur anak,” ujarnya, menyarankan.

Maka dari itu, lanjut dia, acara ini menjadi ajang untuk sharing dalam memberikan pendidikan atau pola asuh yang baik bagi anak. “Guru dan orang tua ini adalah subjek dan objek adalah anak. Sehingga bagaimana bisa memberikan pemahaman tentang pola asuh kepada anak,” katanya.

Pelaksana tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tasikmalaya Ir H Safari Agustin MP mewakili Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengatakan, keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak.

“Keluarga ini harus mampu mengimplementasikan fungsinya sebagai pendidikan anak paling depan dengan baik. Sehingga dapat membentuk penerus bangsa yang berkualitas,” harapnya.

Dalam acara tersebut juga dimeriahkan berbagai acara seperti hadirnya Cucu Cahyati dan pembacaan puisi yang dilakukan Plt Kepala Bappeda Kabupaten Tasikmalaya Dr H Iwan Saputra SE MSi.(obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.