Ayah Patahkan Tangan Anak

41
0
EKSPOSE. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menggelar ekspose kasus kekerasan kemarin.yana taryana / rakyat garut

KARANGPAWITAN – AS (33), warga Kampung Kaum Lebak Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota harus merasakan dinginnya jeruji besi Polres Garut. Buruh serabutan ini diringkus polisi setelah dugaan tindakan kekerasan terhadap anak dan istrinya dilaporkan oleh korban.

“Pelaku ini memang sering melakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga). Terakhir aksi kekerasan yang menyebabkan tangan anaknya patah,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna dalam jumpa pers di Mapolres Garut Kamis (28/2).

Dia menerangkan tindak kekerasan pelaku terhadap anaknya terjadi pada 22 Januari 2019. Saat itu pelaku yang sedang mabuk menyuruh istrinya pulang ke rumah pelaku. Tetapi, mertuanya melarang pulang.

Saat itu terjadi cekcok dan rebutan anak yang sedang digendong istri pelaku. “Saat rebutan itu, pelaku memelintir tangan kiri anaknya hingga patah tulang,” katanya. Korban pun langsung melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Budi menyampaikan selama penanganan kasus pihaknya bekerja sama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut untuk menangani anak yang menjadi korban. Kapolres mengatakan pelaku bisa dijerat Undang-Undang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.