Azies-Haris Jembatani Aspirasi Mantan Pejabat

75
0
Istimewa. SILATURAHMI. Forum Mantan Pejabat Tasikmalaya bersilaturahmi dengan bakal calon H Azies Rismaya Mahpud, di Sekretariat Pemenangan Azies-Haris Senin Siang (21/9).
Istimewa. SILATURAHMI. Forum Mantan Pejabat Tasikmalaya bersilaturahmi dengan bakal calon H Azies Rismaya Mahpud, di Sekretariat Pemenangan Azies-Haris Senin Siang (21/9).

TASIK – Pengurus Forum Mantan Pejabat Kabupaten Tasikmalaya bersilaturahmi dengan H Azies Rismaya Mahpud (ARM ) di Sekretariat Pemenangan Azies-Haris, Senin Siang (21/9).

Mereka yang terdiri dari mantan camat, kepala desa dan pejabat lainnya, berkesempatan silaturahmi secara langsung dengan kandidat dari keluarga Mayasari tersebut.

“Alhamdulillah, mereka bisa menitipkan aspirasi dan mendukung suksesi Azies-Haris. Karena gagasan dan visinya sangatlah sesuai dengan apa yang diharapkan para mantan pamong tersebut,” ucap juru bicara HAzies Rismaya Mahpud, Nandang Suherman kepada Radar, kemarin (21/9).

Menurutnya, para mantan pejabat tersebut, meyakini figur Azies ditambah kematangan berpolitik Haris dalam menjalankan roda pemerintahan. Bisa mewujudkan ekspektasi publik, yang selama ini belum sepenuhnya menerapkan tata kelola yang baik.

Berkaca dari kiprah Azies dalam bisnis keluarga maupun pribadi yang dijalankan dengan profesional, tentunya saat menghibahkan diri menjadi abdi masyarakat dengan memimpin Tasikmalaya. Mampu mewujudkan program dan kegiatan pembangunan yang berpihak dan terasa bagi masyarakat.

“Sebab, Pak Azies sendiri dengan lantang menyampaikan di berbagai kesempatan, ketika memimpin itu berprinsip untuk amanah. Pengelolaan keuangan daerah dengan transparan dan mengutamakan keberpihakan terhadap masyarakat,” beber Nandang.

Melalui silaturahmi tersebut, lanjut dia, para mantan pejabat menilai perbedaan tersendiri dibanding bakal calon lain. Azies dengan jargon bersih dan akan berupaya memberikan hak masyarakat sampai kepada orang tepat secara adil merata.

Di saat ditakdirkan menjabat, tidak memiliki kepentingan lain, terutama untuk memberi konsesi atas dukungan materi atau lainnya, terhadap pihak lain yang cenderung bisa membuatnya melakukan praktik tidak terpuji.

“Jadi mereka meyakini, karena modal finansial, kesalihan yang sudah terbukti saat ini. Ketika Pak Azies menjabat, ya orientasinya melayani masyarakat,” ungkapnya.

Sebab, untuk mempopulerkan calon da­lam Pilkada membutuhkan dana yang besar, dan tidak sebanding dengan gaji dan fasilitas didapat.

“Keluarga Mayasari yang membiayai proses ini ti­dak mengharapkan pengembalian, itu me­rupakan sedekah saja, seperti yang biasa dilakukan,” tandasnya. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.