Azies-Haris Tunggu Hasil Resmi KPU Kabupaten Tasik

25
0
KOMPAK. Pasangan Azies Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya saat tampil bersama beberapa waktu lalu. Firgiawan/ Radar Tasikmalaya
KOMPAK. Pasangan Azies Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya saat tampil bersama beberapa waktu lalu. Firgiawan/ Radar Tasikmalaya

MESKI dari beberapa real count dan quick count perhitungan suara di Pilkada Tasikmalaya tidak unggul. Hal itu tidak menyurutkan semangat pasangan nomor urut 1, Azies Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya.

Ketua Tim Pemenangan Azies-Haris, Asep Sopari Al Ayyubi mengatakan bahwa ikhitar timnya sudah maksimal, sehingga pihaknya tidak terpatok pada data-data yang tersebar di media sosial. “Real count dan quick count merupakan sesuatu yang wajar,” ujarnya saat konferensi pers di Hotel Dewi Asri, Rabu sore (9/12).

Untuk itu, pihaknya tetap optimis dan mempunyai harapan besar. Dengan menunggu hasil perhitungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya secara utuh. “Kita tunggu saja dari KPU, hasilnya seperti apa,” terangnya.

Menurutnya, proses sebagai bentuk partisipasi dalam berdemokrasi. Sebagaimana diketahui bahwa Azies-Haris punya misi untuk membawa Kabupaten Tasikmalaya lebih baik lagi.

Pihaknya pun meminta kepada tim di lapangan untuk menjaga kondusivitas. “Jangan sampai terpancing emosi, terlebih melakukan hal-hal yang berlebihan. Kita minta rekan-rekan supaya tetap tenang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Steering Commite Azies Haris, Agustiana menyebutkan kemenangan kualitatif bukan segalanya. Menurutnya, dia lebih melihat dari sisi kualitas upaya memenangkan kompetisi. “Bagaimana Azies tetap bertahan meskipun diserang dengan berbagai isu yang aneh-aneh,” katanya.

Disebutkannya, bahwa figur Azies Haris sudah tampil dengan baik. Mereka merupakan kandidat yang rela berkorban, khususnya Haris yang sampai meninggalkan partainya. “Karena pasangan ini bukan mencalonkan diri, tapi dicalonkan,” katanya.

Pihaknya, tidak akan mencari-cari kesalahan orang lain. Tetapi jika memang ada hal yang janggal, tentu prosedur hukum akan ditempuh, di antaranya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Kalau ada hal-hal yang tidak layak atau tidak pantas, ya harus diselesaikan, tapi kita belum juga berpikir ke arah sana,” ungkapnya.

Agustiana berharap setiap momen politik menjadi pembelajaran bagi masyarakat, supaya bisa menilai mana yang baik dan mana yang buruk. “Supaya ke depannya bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan paslon nomor urut 3 Cecep-Fadil (Cekas), Ceng Salman mengungkapkan hasil penghitungan suara yang dilaksanakan KPU adalah hakikat yang sebenarnya dan menjadi ketentuan Allah SWT. Pihaknya pun bersikap legawa apapun hasil akhirnya nanti.

“Kami telah berupaya dan berusaha, dan hasil terbaik bagi kami, apapun real count atau quick count dan sudah bisa menerima hasilnya” ungkap dia.

Terlepas dari itu dia menilai masyarakat lebih baik menunggu hasil akhir dari perhitungan KPU. Hal itu agar tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan, khususnya antar simpatisan atau tim pemenangan. “Ya bereuforia boleh, tapi hubungan dengan para pendukung harus dijaga,” ungkap dia. (rga/dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.