Azies Tak Banyak Umbar Janji

76
0
Istimewa. SILATURAHMI. Bakal Calon Bupati Tasikmalaya H Azies Rismaya Mahpud bersilaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya pada Sabtu (19/9).
Istimewa. SILATURAHMI. Bakal Calon Bupati Tasikmalaya H Azies Rismaya Mahpud bersilaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya pada Sabtu (19/9).

TASIK – Ulama dan tokoh agama di Kecamatan Bojonggambir mendoakan langkah pasangan H Azies Rismaya Mahpud-H Haris Sanjaya di Pilkada Tasikmalaya 9 Desember 2020.

Mereka mendoakan bakal pasangan calon yang diusung Gerindra dan Demokrat tersebut bisa berjalan lancar, dalam perjuangannya mengabdikan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya di periode mendatang.

Hal itu terungkap saat silaturahmi Azies dan tim ke Pesantren Nurul Huda Desa Pedang Kamulyan Kecamatan Bojonggambir, Sabtu (19/9).

Pada kesempatan tersebut, para pemuka agama setempat, mendoakan kemajuan Kabupaten Tasikmalaya ke depan. Salah satunya melalui komando pengusaha sukses yang ingin berkiprah lebih jauh, melalui jalur pemerintahan.

“Jadi selama ini didatangi politisi, atau pejabat pemerintah, begitu-begitu saja. Nah, datangnya Pak Azies yang berlatarbelakang pengusaha, barangkali bisa lebih baik. Membawa harapan baru bagi kalangan pemuka agama, untuk memajukan Kabupaten Tasikmalaya ke depan,” ucap Juru Bicara H Azies Rismaya Mahpud, Ustaz Iri kepada Radar, Minggu (20/9).

Silaturahmi yang dihadiri langsung Pimpinan Ponpes Nurul Huda Bojonggambir, KH Aonadin tersebut sangat dinantikan pihak pondok. Sebab, kali pertama bersilaturahmi jauh sebelum deklarasi dan pendaftaran pencalonan. Azies sempat menyambangi tempat menimba ilmu para santri, tersebut.

Loading...

“Berbeda sambutannya ketika Pak Azies silaturahmi kembali, konteksnya sudah serius mau melangkah, menghibahkan diri demi pengabdian bagi masyarakat lebih luas. Maka, doa dari ulama kemarin sangat antusias dan restu lebih kuat dibanding silaturahmi sebelumnya,” kata dia memaparkan.

Di samping itu, lanjut Ustaz Iri, para ulama menyikapi pembicaraan Azies yang tidak berjanji muluk-muluk. Hanya ingin memastikan hak masyarakat diterima dengan tepat, adil dan merata. Menjadi harapan tersendiri, di tengah krisis kepercayaan terhadap figur-figur yang berkunjung ke pondok pesantren, semata mencari dukungan.

“Itu yang menjadi pembeda. Ulama-ulama tidak membanding-bandingkan, hanya mereka mengetahui perbedaannya tersendiri ketika bersilaturahmi langsung dengan Azies,” tuturnya.

Terpisah, pada kesempatan berbeda H Azies juga men-support kegiatan Ulin Bareng Alumni Sekolah Guru Olahraga (SGO) dan Program Olahraga yang menggelar touring bertema Ulin Bareng dari Kota Tasikmalaya ke Pangandaran. Sabtu Pagi (19/9).

Rombongan SGO yang rata-rata berusia lanjut, hendak bersilaturahmi alumni dengan touring titik start di Simpang Lanud Wiriadinata.

“Sebelumnya, kami sempat pesimis ketika mencari tim kesehatan dan penyapu rombongan sebagai penunjang kegiatan. Apabila, ada rekan yang tidak kuat melanjutkan perjalanan, kan harus ada tenaga medis dan tim penyapu tersebut,” tutur sekretaris panitia touring, Edik kepada Radar.

Namun, lanjut dia, tanpa diduga, pagi hari ada salah seorang rekan alumni yang menginformasikan bahwa tim medis dan penyapu sudah tersedia. Dibantu dari Tim H Azies Rismaya Mahpud, yang secara spontan men-support silaturahmi mereka.

“Alhamdulillah, nyaris saja kita tidak ada tim penyapu. Tim Pak Azies, memberikan bantuan dengan service yang luar biasa. Kami terbantu sekali,” ungkapnya.

Bantuan itu murni merupakan kepedulian dari Azies, memfasilitasi para alumni SGO yang hendak silaturahmi dan touring. Sebab, tidak ada komitmen atau iming-iming apa pun yang dibangun kedua belah pihak atas bantuan tersebut.

“Pak Azies juga tidak meminta, atau membahas hal-hal yang menjerumus ke dukung mendukung. Jadi itu murni saja, bantuan spontan dan kami tidak membayar sepeserpun biaya bagi tim penyapu dan medis tersebut,” syukur Edik.

Awalnya, ia khawatir apabila tidak tersedia tim tersebut, dalam menyertai kegiatan touring para alumni. Mengingat usia para peserta kegiatan terbilang sudah lanjut dan antusias ingin turut serta, meski kondisi fisik tidak lagi muda.

“Ibaratnya aki-aki pada momotoran. Jadi kalau tak ada tim penyapu yang membersamai perjalanan kami, ya mau bagai mana. Alhamdulillah sekali, ini sangat membantu,” katanya. (igi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.