Bacaleg Dites 700 Soal Psikis

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya harus mendatangkan dokter khusus untuk melakukan tes psikis lewat metoda MMPI (minnesota multiphasic personality inventory) bagi bakal calon legislatif (bacaleg) yang akan tampil di Pileg 2019.

Direktur RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya dr H Wasisto Hidayat MKes mengatakan untuk menganalisis kejiwaan bacaleg tidak bisa dilaksanakan oleh dokter spesialis kejiwaan biasa.

Melainkan harus dokter yang telah mengikuti pelatihan tertentu sehingga bisa menganalisis hasil tes MMPI. “Kita datangkan dari Bandung, sebab dokter itu ada sub spesialis khusus untuk menilai hasil tes ini,” ujarnya kepada Radar, Kamis (12/7).

Biayanya pun, kata dia, satu orang bacaleg harus merogoh kocek cukup tinggi yakni sekitar Rp 400 ribu. Sehingga, dikalkulasi dengan rangkaian tes kesehatan lain dan tes urine bebas narkotika menjadi sekitar Rp 580 ribu. “Nantinya kelihatan di sana kepribadiannya, kesehatan jiwanya, konsistensinya dalam mengambil keputusan. Makanya mahal tes itu,” ungkap dia.

Dalam tes tersebut, kata dia, tidak sedikit peserta yang mengalami remidi atau perbaikan. 700 butir soal dengan kurun waktu satu jam harus diisi setiap bacaleg. “Ada beberapa pertanyaan yang mirip-mirip seperti mengulang, padahal itu berhubungan. Ya memang ada saja peserta yang di-her dalam tes itu. Jumlahnya saya belum tahu pasti,” tutur Wasisto.

Salah seorang peserta tes kesehatan, Cepi Restiadi menjelaskan di hari Rabu (11/7) pun memang banyak bacaleg yang melakukan perbaikan. “Ada beberapa pas kami ikut tes yang remidi. Mereka kembali mengisi soal sekitar 20 butir. Alhamdulillah kalau saya lolos,” ungkapnya.

Sebelumnya, salah satu bacaleg dari Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim mengeluhkan hal teknis yakni lembar jawaban kertas yang disediakan terlalu kecil, sehingga kesulitan mengisi dengan mengarsir lingkaran jawaban pada pilihan ganda.

“Kita melingkari hurup pilihan gandanya agak susah. Pertanyaannya sih tidak ada yang sulit. Kasihan juga bacaleg yang sudah berumur, pasti kesusahan tadi juga ada yang selesai satu jam lebih,” terangnya. (igi)

loading...