Pelaku Ditangkap Ketika Bersembunyi di Perkebunan

Bacok Paman Karena Dendam

26
BEBERKAN KASUS. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menggelar eksos kasus pembacokan perangkat desa di Mapolres Garut Rabu (22/8). (Yana Taryana/radartasikmalaya.com)

KARANGPAWITAN –  Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Garut berhasil menangkap pelaku pembacokan hingga meninggal dunia Mustofa (55), aparat Desa Pasanggrahan Kecamatan Sukawening, Garut pada Selasa (21/8).

Pelaku yang diketahui bernisial Yu (33) ditangkap di tempat persembunyiannya di area perkebunan tak jauh dari kediamannya setelah satu minggu dikejar oleh pihak kepolisian.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan penangkapan pelaku sedikit susah,  karena keberadaannya terus berpindah-pindah.  Tetapi berkat kerja keras anggotanya pelaku berhasil ditangkap.

“Kami mengejar pelaku ini menghabiskan waktu selama satu minggu,” terangnya saat ekpos di Mapolres Garut, Rabu (22/8).

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku,  kata dia,  motif pembacokan terhadap korban karena didasari dendam kesumat tersangka terhadap kelakuan dan perkataan korban.

Sementara korban selama ini,  lanjut dia, tinggal di rumah peninggalan orang tua tersangka. Pelaku pun sakit hati.

“Korban suka bilang kata-kata kotor kepada pelaku.  Dari situ pelaku dendam,” ujarnya.

Budi menerangkan akibat dendam kesumat yang sudah berlangsung lama,  akhirnya tersangka melampiaskan amarahnya satu pekan lalu.

“pelaku ini masih keponakan korban, dan pembacokan itu tidak direncanakan,” ungkapnya.

Dengan aksi pembacokan tersebut,  kata dia, tersangka dijerat pasal 338 KUHP  subsider pasal 351 KUHP dengan ancaman kurungan hingga 15 tahun penjara.

“Untuk pasal pembunuhan berencana kita dalami lagi, sebab korban tidak meninggal di tempat,” paparnya.

Sebelumnya diketahui,  Seorang perangkat Desa Pesanggrahan Kecamatan Sukawening kritis setelah dibacok oleh tukang ojek di depan kantor desa tempat kerjanya,  Senin pagi (13/8).

Akibat aksi brutal tukang ojek berinisial Yu (34), kini perangkat desa yang diketahui bernama Mustopa (52) harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung karena mengalami luka bacok di bagian kepala dan akhirnya meninggal. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.