Bagus ! Pelaku Pembacokan Tertangkap

286
0
IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA DIOBATI. Petugas IGD RSUD Ciamis menjahit luka sabetan pisau yang dialami Abdullah, Muhammad dan ibunya tadi malam.

CIAMIS – Agus Darwana (42) pria yang membacok dua anak dan istrinya akhirnya tertangkap. Dia diringkus anggota Polsek Cikoneng di rumah anak keduanya bernama Usi (21) di Dusun Mendem Desa Panaragan Kecamatan Cikoneng Jumat (5/1) sekitar pukul 16.00. Saat itu, Agus tengah bersembunyi di dapur. “Kita telah amankan dan (pelaku) menjalani pemeriksaan di Polsek Cikoneng,” ungkap Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto saat dihubungi melalui sambungan telepon kemarin.
Dia menjelaskan penangkapan itu berawal dari informasi yang diberikan masyarakat tentang keberadaan Agus. Selain itu, Usi, anak kedua Agus juga kooperatif sehingga pelaku langsung ditangkap tanpa perlawanan. Sementara anak dan isteri Agus yang dibacok sudah tak lagi dirawat. “Sekarang, anak serta ibunya telah bisa pulang ke rumahnya (tidak dirawat di rumah sakit lagi, Red) ,” jelasnya.
Muhamad Anta Darwana (18), anak ketiga Agus menjelaskan malam itu, sebelum kejadian, ayah dan ibunya membicarakan rencana usaha. Kebetulan, mereka baru menjual tanah seharga Rp 25 juta. Agus meminta uang itu dibagi dua dengan istrinya Yanti Nurhayati. Masing-masing Rp 12,5 juta. Agus ingin membuka usaha cilok sendiri, tidak bekerja pada orang lain lagi.
Namun, malam itu nada biacaranya terlalu tinggi. Sehingga, adiknya bernama Abdulah Said Alhudri merasa terganggu. Siswa salah satu SMP di Ciamis ini kemudian meminta ayahnya tak berbicara terlalu keras karena dia hendak mengerjakan tugas dan tidur. Tapi, teguran sang anak membuat Agus tersinggung dan mengeluarkan kata-kata kasar. Yanti, sang ibu, meminta Agus tak memarahi anaknya. Tapi, Agus malah naik pitam dan mengancam akan membunuh Yanti.
Agus kemudian mengambil pisau yang tergeletak di tengah rumah dan berusaha menusukannya kepada Yanti dari belakang. “Namun, saya langsung pegang ujung pisau dan malah melukai tangan. Pisau terus dibacokan ke ibu, saya, bahkan adik,” papar Muhamad Anta saat ditemui Radar, di rumahnya.
Akibat kejadian itu ia mengalami luka sabetan di pipi dan tangan. Sementara adik dan ibunya mengalami luka robek di kepala. Saat itu, adiknya yang paling kecil, Asna (12), kebetulan ada di rumah. Dia teriak-teriak minta tolong. Hal itu diikuti oleh sang ibu. Sejumlah pemuda kemudian berdatangan. Agus ditangkap dan dipegangi oleh warga. Tak lama kemudian datang lurah Darussalim. Namun, ketika itu lah Agus pergi ke dapur dan melarikan diri. “Beruntung, saya banyak yang nolong masyarakat hingga dibawa ke RSUD Ciamis,” terangnya. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.