Bahas Persoalan Pinjaman Online

75
0
Istimewa DISKUSI. Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya saat berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya Rabu (8/1) siang.

CIHIDEUNG – Merespons persoalan perekonomian faktual terjadi di tengah masyarakat, Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, Rabu (8/1). Mereka membahas permasalahan yang berkembang di masyarakat, seperti bank emok serta pinjaman online.

Ketua Komisi II Andi Warsandi mengatakan pihaknya menggali informasi dari sisi regulasi serta efek dari kehadiran kemudahan pinjaman bagi masyarakat. “Dan ternyata diketahui bahwa bank emok sudah berjalan lama melalui vendor-vendor perbankan. Bahkan, dalam satu tahun terakhir ekspansi bank emok semakin meningkat, termasuk dengan dukungan PNM dan lembaga pembiayaan ventura,” kata dia kepada Radar seusai silaturahmi.

Sebagai representasi masyarakat, Komisi II, kata Andi, meminta OJK menyiapkan langkah antisipasi untuk menyikapi fenomena kemudahan akses keuangan bagi masyarakat, karena dikhawatirkan berbuah persoalan.

“OJK harus terus mengawasi kinerja bank emok sehingga tidak memberikan dampak buruk bagi masyarakat,” tuturnya.

Termasuk, lanjut Andi, soal pinjaman online di mana terbagi dalam tiga kategori. Mulai dari pinjaman online berizin, terdaftar dan ilegal. Ia menambahkan pinjaman online menjadi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana segar, sehingga, otomatis berlomba-lomba mendapatkannya yang tanpa disadari akhirnya malah berdampak lilitan tagihan.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.